Melalui anak usahanya, PT Redeco Petrolin Utama (RPU), perusahaan meresmikan fasilitas tangki penyimpanan bitumen dengan kapasitas total mencapai 12.000 meter kubik di Merak, Banten.
Kehadiran fasilitas baru tersebut menjadi bagian dari strategi CDIA untuk memperkuat layanan penyimpanan dan kepelabuhanan, sekaligus mendukung kebutuhan material konstruksi di Indonesia.
Pengembangan ini juga menambah portofolio bisnis RPU yang selama ini menyediakan fasilitas penyimpanan berbagai produk industri, mulai dari petrokimia, minyak bumi, hingga pelumas.
Tiga Tangki Baru Berkapasitas 12.000 Meter Kubik
Fasilitas penyimpanan bitumen yang baru diresmikan terdiri atas tiga tangki dengan kapasitas berbeda.
Tangki pertama memiliki kapasitas 3.000 meter kubik, tangki kedua 4.000 meter kubik, dan tangki ketiga 5.000 meter kubik.
Dengan tambahan fasilitas tersebut, RPU akan mengoperasikan total 75 tangki penyimpanan untuk berbagai jenis produk industri.
Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat memperluas cakupan layanan perusahaan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan penyimpanan bitumen bagi industri konstruksi.
Bitumen sendiri merupakan material berbasis hidrokarbon yang banyak digunakan sebagai bahan pengikat dalam campuran aspal untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan.
Ketersediaan fasilitas penyimpanan yang memadai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kelancaran distribusi material tersebut.
Terlebih, kebutuhan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan membutuhkan dukungan rantai pasok yang andal.
CDIA Perkuat Rantai Pasok Material Konstruksi
Manajemen PT Chandra Daya Investasi Tbk menegaskan bahwa pengembangan fasilitas penyimpanan merupakan bagian dari upaya meningkatkan keandalan layanan bagi pelanggan industri.
Menurut perusahaan, keberadaan infrastruktur penyimpanan menjadi elemen penting dalam menjaga kesinambungan pasokan material konstruksi.
“Keandalan rantai pasok material merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberlangsungan aktivitas industri dan pembangunan infrastruktur. Melalui fasilitas tangki bitumen ini, RPU memperkuat kapabilitas penyimpanan untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam,” ujar manajemen CDI.
Perusahaan berharap fasilitas baru tersebut mampu mendukung distribusi bitumen sekaligus meningkatkan daya saing layanan penyimpanan yang ditawarkan RPU.
“Kami berharap fasilitas ini dapat mendukung kelancaran rantai pasok material konstruksi sekaligus memperkuat peran RPU sebagai mitra infrastruktur yang andal bagi industri nasional,” lanjut manajemen.
Selain menambah kapasitas, RPU juga akan terus mengoptimalkan infrastruktur yang telah dimiliki untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan.
Buka Peluang Sinergi dengan Chandra Asri Group
Pengembangan fasilitas bitumen di Merak turut membuka peluang kolaborasi dengan sejumlah perusahaan dalam ekosistem Chandra Asri Group.
Salah satunya Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (Aster) yang memiliki kapabilitas dalam penyediaan pasokan bitumen.
Sementara itu, PT Chandra Shipping International (CSI) dan PT SCG Barito Logistics (SBL) memiliki kemampuan di bidang transportasi serta layanan logistik.
Kombinasi kemampuan tersebut membuka peluang pembentukan rantai pasok bitumen yang lebih terintegrasi, mulai dari pengadaan material, penyimpanan, hingga pengiriman kepada pelanggan.
Melalui potensi kerja sama ini, CDIA berharap dapat mengembangkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan industri nasional.
“Melalui pengembangan fasilitas dan peluang kolaborasi dengan berbagai mitra, kami berharap dapat menghadirkan layanan penyimpanan dan kepelabuhanan yang semakin relevan bagi pelanggan, sekaligus berkontribusi terhadap kelancaran rantai pasok industri dan pembangunan ekonomi Indonesia,” kata manajemen CDI.
Meski demikian, sinergi tersebut masih berupa peluang pengembangan bisnis dan belum dijelaskan sebagai kerja sama komersial baru yang telah terealisasi.
RPU Sudah Beroperasi Sejak 1986
PT Redeco Petrolin Utama bukan pemain baru dalam industri penyimpanan dan kepelabuhanan.
Perusahaan telah menjalankan kegiatan operasional di Merak, Banten, sejak 1986.
Selama hampir empat dekade, RPU terus mengembangkan layanan untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor industri.
Saat ini, perusahaan memiliki dua dermaga serta fasilitas penyimpanan untuk beragam komoditas, termasuk petrokimia, minyak bumi, pelumas, dan bitumen.
Dengan penambahan tiga tangki baru, kapasitas layanan RPU semakin beragam dan memberikan peluang untuk menjangkau kebutuhan pelanggan di sektor konstruksi.
Ekspansi Jadi Bagian Pengembangan Bisnis CDI
Bagi PT Chandra Daya Investasi Tbk, peresmian fasilitas penyimpanan bitumen menjadi salah satu langkah pengembangan portofolio infrastruktur perusahaan.
Ketersediaan tangki penyimpanan tambahan berpotensi meningkatkan kemampuan RPU dalam melayani kebutuhan pelanggan industri.
Namun, perusahaan belum mengungkapkan nilai investasi pembangunan fasilitas, proyeksi pendapatan tambahan, maupun kontribusi langsung proyek tersebut terhadap laba konsolidasi CDI.
Karena itu, dampak finansial pengembangan fasilitas baru masih perlu dilihat dari tingkat pemanfaatan kapasitas, permintaan pelanggan, serta perkembangan operasional perusahaan.
Melalui ekspansi tersebut, CDI berupaya memperkuat posisinya dalam bisnis infrastruktur industri dan layanan logistik yang mendukung pembangunan ekonomi nasional. (*)












