JAKARTA – PT PP Properti Tbk (IDX: PPRO) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang pada 31 Agustus 2026, dengan koordinasi bersama BPBD Provinsi NTT agar distribusi bantuan dapat berlangsung aman dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Salurkan Kebutuhan Dasar bagi Warga Terdampak
PPRO menyalurkan berbagai kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
Bantuan yang diberikan meliputi bahan pangan dan sembako, air minum, kebutuhan sandang, serta kebutuhan pokok lainnya yang dibutuhkan masyarakat terdampak gempa.
Perseroan berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus mendukung proses pemulihan di daerah yang terdampak bencana.
Gempa Magnitudo 7,7 Timbulkan Kerusakan di NTT
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026.
Bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada rumah warga, fasilitas umum, serta infrastruktur di sejumlah wilayah. Dampak gempa juga mengganggu aktivitas dan kehidupan masyarakat sehingga diperlukan dukungan dari berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
Bantuan Dihimpun dari Seluruh Insan PPRO
PPRO menjelaskan bantuan kemanusiaan tersebut dihimpun melalui partisipasi manajemen dan seluruh karyawan Perseroan, baik yang berada di kantor pusat maupun di proyek-proyek PPRO.
Semangat gotong royong menjadi dasar pelaksanaan aksi kemanusiaan tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana.
Direktur Utama PPRO, Dyah Rahadyannie, menyampaikan duka cita dan keprihatinan atas musibah yang dialami masyarakat Nusa Tenggara Timur.
“Kami menyampaikan duka cita dan rasa prihatin yang mendalam kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa bumi di NTT. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian bersama dari keluarga besar PPRO. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus memberikan dukungan dalam proses pemulihan pascabencana,” ujar Dyah Rahadyannie.
Ia juga mengapresiasi seluruh karyawan PPRO yang ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Menurut Dyah, keterlibatan seluruh insan PPRO menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian tidak hanya menjadi budaya perusahaan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Komitmen TJSL Berkelanjutan
PPRO menegaskan akan terus menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan dalam situasi kebencanaan, tetapi juga melalui berbagai inisiatif di bidang sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya perusahaan menciptakan manfaat yang berkelanjutan.
Melalui bantuan ini, PPRO berharap dapat menjadi bagian dari semangat bersama dalam mendampingi masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk bangkit dan pulih setelah bencana gempa bumi.








