Berdasarkan siaran pers perseroan pada 29 Oktober 2026, pertumbuhan tersebut ditopang oleh penguatan volume penjualan solusi arsitektur sebesar 3,5%, inovasi produk, serta perluasan jaringan distribusi di berbagai wilayah Indonesia.
Khusus kuartal III 2026, AVIA mencatatkan penjualan sebesar Rp2,3 triliun atau tumbuh 13,9% secara tahunan (year-on-year/YoY). Capaian ini memperpanjang tren pertumbuhan dua digit yang telah dibukukan sejak kuartal pertama tahun ini.
Dari sisi profitabilitas, perseroan juga mampu mempertahankan kinerja yang solid. Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, AVIA membukukan laba bersih sebesar Rp1,38 triliun dengan margin laba bersih mencapai 20%.
Kemampuan menjaga profitabilitas tersebut menjadi perhatian di tengah meningkatnya harga bahan baku akibat konflik di Iran dan ketidakpastian kondisi global. Perseroan menyebut pengelolaan biaya yang efektif mampu mengimbangi peningkatan aktivitas pemasaran sehingga margin keuntungan tetap terjaga.
Presiden Direktur PT Avia Avian Tbk mengatakan, perseroan terus menjalankan strategi secara konsisten untuk mempertahankan momentum pertumbuhan.
“Kedekatan dengan pelanggan, ketersediaan produk, serta kemampuan menghadirkan inovasi yang relevan menjadi fokus kami dalam memperkuat posisi Avian Brands di pasar,” ujarnya.
Perluas Jaringan Distribusi hingga 150 Pusat
Selain pertumbuhan penjualan, AVIA juga terus memperkuat jaringan distribusinya. Pada kuartal III 2026, perseroan menambah tiga pusat distribusi milik sendiri sehingga total jaringan pusat distribusi mencapai 150 lokasi.
Perluasan tersebut ditujukan untuk meningkatkan jangkauan layanan, menjaga ketersediaan produk, serta mempercepat pengiriman kepada pelanggan di berbagai daerah.
Saat ini, jaringan distribusi Avian Brands telah melayani lebih dari 60.000 toko ritel di seluruh Indonesia. Perseroan juga terus mengoptimalkan operasional distribusi agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan secara lebih efektif.
Luncurkan 11 Produk Inovasi Sepanjang 2026
Strategi pertumbuhan AVIA juga didukung pengembangan produk. Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, perseroan telah memperkenalkan 11 produk inovasi baru, termasuk dua produk tambahan yang diluncurkan pada kuartal ketiga.
Pengembangan produk dilakukan melalui kegiatan riset dan pengembangan dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen. Langkah ini diharapkan dapat memperluas pilihan produk sekaligus membuka peluang pertumbuhan di berbagai kategori.
Perseroan menilai inovasi produk yang didukung perluasan jaringan distribusi menjadi kombinasi penting untuk meningkatkan penetrasi pasar dan memperkuat daya saing di industri cat dekoratif.
Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan hingga Akhir Tahun
Memasuki kuartal IV 2026, AVIA akan melanjutkan fokus pada penguatan hubungan dengan pelanggan, optimalisasi jaringan distribusi, serta peningkatan efisiensi operasional.
Perseroan berupaya menjaga konsistensi strategi pertumbuhan untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama industri cat dekoratif di Indonesia.
Manajemen optimistis penguatan inovasi dan kualitas layanan dapat menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang sekaligus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.












