Menu ✖

Mode Gelap
RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026 EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

Bisnis

Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia Pastikan Laporan Keuangan Semester I 2026 Terbit Paling Lambat 30 September

badge-check


					PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (Perseroan) Perbesar

PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (Perseroan)

JAKARTA – PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (Perseroan) memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan Tengah Tahunan periode yang berakhir pada 30 Juni 2026. Perseroan menegaskan laporan keuangan tersebut masih dalam proses audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) dan akan disampaikan paling lambat pada 30 September 2026.

Klarifikasi itu disampaikan melalui surat keterbukaan informasi Nomor 166/UPRI/DIR/VIII/2026 tertanggal 28 Agustus 2026, sebagai respons atas surat peringatan tertulis pertama dari BEI Nomor S-10478/BEI.PLP/08-2026 yang diterbitkan pada 11 Agustus 2026 terkait keterlambatan penyampaian laporan keuangan interim.

Perseroan menjelaskan, sebelum tenggat waktu penyampaian laporan keuangan pada 31 Juli 2026, perusahaan telah menyampaikan pemberitahuan melalui sistem elektronik IDXnet bahwa laporan keuangan tengah tahunan masih dalam proses audit.

Audit Masih Berlangsung Sesuai Ketentuan OJK

Manajemen Reliance Indonesia menyatakan proses audit yang sedang berjalan masih sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan peraturan Bursa Efek Indonesia.

Mengacu pada POJK Nomor 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik, laporan keuangan tengah tahunan yang disertai laporan akuntan publik dapat disampaikan paling lambat pada akhir bulan ketiga setelah tanggal laporan keuangan, atau 30 September 2026 untuk periode 30 Juni 2026.

Ketentuan tersebut juga sejalan dengan Peraturan Bursa Nomor I-E mengenai Kewajiban Penyampaian Informasi, yang memberikan batas waktu hingga akhir bulan ketiga untuk laporan keuangan interim yang masih diaudit.

Berdasarkan aturan tersebut, Perseroan memastikan penyampaian laporan keuangan dan pengumuman kepada publik akan dilakukan sebelum tenggat waktu tersebut berakhir.

Komitmen Keterbukaan Informasi kepada Investor

Dalam keterbukaan informasinya, PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia menegaskan komitmennya terhadap prinsip transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi pasar modal.

Perseroan menyebut keterbukaan informasi ini disampaikan sebagai bentuk transparansi kepada pemegang saham, investor, dan seluruh pemangku kepentingan mengenai status penyelesaian audit laporan keuangan semester pertama 2026.

“Perseroan senantiasa berkomitmen untuk memenuhi kewajiban keterbukaan informasi serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis manajemen dalam surat yang ditandatangani Direktur Gwesley Griemaldy Kussoy.

Bagian dari Reliance Group

PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia merupakan bagian dari Reliance Group dan merupakan anak usaha PT Reliance Capital Management sebagai perusahaan induk.

Perseroan juga menyampaikan bahwa Reliance Group mendapat dukungan dari LeapFrog Investments sebagai investor strategis. Menurut perusahaan, dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen grup dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) serta memastikan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 08:24 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

Avian Brands Catat Penjualan Rp6,9 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 16,7%

30 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)

BSDE Jual Lahan 16,6 Hektare di BSD City untuk Kembangkan Ekosistem KEK ETKI

29 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: BSDE)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun hingga Oktober 2027

29 Oktober 2026 - 08:13 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Naik 4,2% Jadi Rp45,2 Triliun

28 Oktober 2026 - 08:20 WIB

BCA
Trending di Bisnis