Menu ✖

Mode Gelap
RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026 EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

Bisnis

VKTR Gandeng Danantara dan BNBR, Jajaki Pendanaan Hingga Rp2 Triliun untuk Ekspansi Bus dan Truk Listrik

badge-check


					VKTR, Danantara Investment Management, BNBR, bus listrik, kendaraan listrik Perbesar

VKTR, Danantara Investment Management, BNBR, bus listrik, kendaraan listrik

JAKARTA – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (BEI: VKTR) mengumumkan penandatanganan Indicative Non-Binding Term Sheet bersama PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BEI: BNBR) sebagai langkah awal penjajakan kerja sama pendanaan untuk mendukung ekspansi bisnis kendaraan listrik.

Keterbukaan informasi tersebut disampaikan Perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan tanggal kejadian 28 Agustus 2026.

Dalam perjanjian tersebut, VKTR bertindak sebagai pihak yang direncanakan menerima pendanaan, sementara DIM dan/atau afiliasinya berperan sebagai calon investor, serta BNBR menjadi pihak penanggung dalam rencana transaksi tersebut.

Potensi Pendanaan Maksimal Rp2 Triliun

Berdasarkan indikasi awal dalam term sheet, nilai pokok pendanaan yang tengah dijajaki mencapai maksimal Rp2 triliun.

VKTR menjelaskan bahwa skema pendanaan tersebut dirancang memiliki hak opsi konversi, dengan rincian ketentuan yang akan ditetapkan dalam dokumentasi definitif apabila para pihak mencapai kesepakatan final.

Perseroan menyatakan dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis mobility-as-a-service (MaaS), termasuk pembiayaan pengadaan bus listrik, truk listrik, serta kebutuhan pendanaan lain yang nantinya disepakati dalam dokumen definitif.

Masih Tahap Penjajakan Awal

VKTR menegaskan bahwa dokumen yang ditandatangani saat ini masih bersifat non-binding atau belum mengikat secara hukum. Term sheet tersebut hanya mencerminkan pembahasan awal mengenai potensi kerja sama antara para pihak.

Apabila nantinya ditandatangani dokumen definitif yang menimbulkan hak dan kewajiban mengikat, Perseroan menyatakan akan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk:

  • POJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
  • POJK Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, apabila relevan.

VKTR: Tidak Ada Dampak Negatif terhadap Operasional

Manajemen VKTR menyampaikan bahwa penandatanganan term sheet tersebut tidak menimbulkan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Sebaliknya, kerja sama ini dipandang sebagai langkah strategis yang berpotensi memperkuat pertumbuhan bisnis VKTR dan entitas anak di masa mendatang, terutama melalui ekspansi layanan transportasi listrik berbasis MaaS di Indonesia.

Direktur sekaligus Corporate Secretary VKTR, Indah Permatasari Saugi, menyampaikan keterbukaan informasi tersebut sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban pelaporan informasi atau fakta material kepada Bursa Efek Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 08:24 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

Avian Brands Catat Penjualan Rp6,9 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 16,7%

30 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)

BSDE Jual Lahan 16,6 Hektare di BSD City untuk Kembangkan Ekosistem KEK ETKI

29 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: BSDE)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun hingga Oktober 2027

29 Oktober 2026 - 08:13 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Naik 4,2% Jadi Rp45,2 Triliun

28 Oktober 2026 - 08:20 WIB

BCA
Trending di Bisnis