Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Bisnis

VKTR Gandeng Danantara dan BNBR, Jajaki Pendanaan Hingga Rp2 Triliun untuk Ekspansi Bus dan Truk Listrik

badge-check


					VKTR, Danantara Investment Management, BNBR, bus listrik, kendaraan listrik Perbesar

VKTR, Danantara Investment Management, BNBR, bus listrik, kendaraan listrik

JAKARTA – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (BEI: VKTR) mengumumkan penandatanganan Indicative Non-Binding Term Sheet bersama PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BEI: BNBR) sebagai langkah awal penjajakan kerja sama pendanaan untuk mendukung ekspansi bisnis kendaraan listrik.

Keterbukaan informasi tersebut disampaikan Perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan tanggal kejadian 28 Agustus 2026.

Dalam perjanjian tersebut, VKTR bertindak sebagai pihak yang direncanakan menerima pendanaan, sementara DIM dan/atau afiliasinya berperan sebagai calon investor, serta BNBR menjadi pihak penanggung dalam rencana transaksi tersebut.

Potensi Pendanaan Maksimal Rp2 Triliun

Berdasarkan indikasi awal dalam term sheet, nilai pokok pendanaan yang tengah dijajaki mencapai maksimal Rp2 triliun.

VKTR menjelaskan bahwa skema pendanaan tersebut dirancang memiliki hak opsi konversi, dengan rincian ketentuan yang akan ditetapkan dalam dokumentasi definitif apabila para pihak mencapai kesepakatan final.

Perseroan menyatakan dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis mobility-as-a-service (MaaS), termasuk pembiayaan pengadaan bus listrik, truk listrik, serta kebutuhan pendanaan lain yang nantinya disepakati dalam dokumen definitif.

Masih Tahap Penjajakan Awal

VKTR menegaskan bahwa dokumen yang ditandatangani saat ini masih bersifat non-binding atau belum mengikat secara hukum. Term sheet tersebut hanya mencerminkan pembahasan awal mengenai potensi kerja sama antara para pihak.

Apabila nantinya ditandatangani dokumen definitif yang menimbulkan hak dan kewajiban mengikat, Perseroan menyatakan akan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk:

  • POJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
  • POJK Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, apabila relevan.

VKTR: Tidak Ada Dampak Negatif terhadap Operasional

Manajemen VKTR menyampaikan bahwa penandatanganan term sheet tersebut tidak menimbulkan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Sebaliknya, kerja sama ini dipandang sebagai langkah strategis yang berpotensi memperkuat pertumbuhan bisnis VKTR dan entitas anak di masa mendatang, terutama melalui ekspansi layanan transportasi listrik berbasis MaaS di Indonesia.

Direktur sekaligus Corporate Secretary VKTR, Indah Permatasari Saugi, menyampaikan keterbukaan informasi tersebut sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban pelaporan informasi atau fakta material kepada Bursa Efek Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center

5 September 2026 - 09:34 WIB

PT Puradelta Lestari Tbk (IDX: DMAS)

ADHI Buka Suara Soal Merger dengan PTPP, Masih Tahap Kajian Awal di Bawah Danantara

4 September 2026 - 08:20 WIB

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI)

NexAI Digital Infrastruktur (MGLV) Ubah Jadwal RUPSLB dan RUPS Independen, Bahas Rights Issue hingga Akuisisi Anak Usaha

2 September 2026 - 20:44 WIB

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)

PKPU Adhi Commuter Properti Ditolak Pengadilan, ADCP Pastikan Operasional dan Obligasi Tetap Aman

2 September 2026 - 20:30 WIB

PT Adhi Commuter Properti Tbk (IDX: ADCP)

Unit Penyertaan Reksa Dana Syariah Mandiri ETF Emas (XMES) Bertambah Jadi 15,3 Juta per 1 September 2026

2 September 2026 - 08:26 WIB

Reksa Dana Syariah Mandiri ETF Emas (XMES)
Trending di Bisnis