TANGERANG – PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) masih menghadapi persoalan keterlambatan penyampaian laporan keuangan tahunan tahun buku 2025. Emiten properti tersebut mengungkapkan bahwa proses penyelesaian dan finalisasi laporan keuangan hingga kini masih berlangsung bersama pihak-pihak terkait, termasuk kantor akuntan publik.
Dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 Agustus 2026, Triniti Dinamik menyatakan laporan keuangan tahunan 2025 seharusnya telah disampaikan paling lambat 31 Maret 2026.
Keterlambatan tersebut kemudian turut berkaitan dengan penghentian sementara perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia.
Manajemen Triniti Dinamik mengatakan pihaknya saat ini terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak terkait untuk menuntaskan proses penyusunan serta finalisasi laporan keuangan tersebut.
“Perseroan bersama dengan pihak-pihak terkait, termasuk Kantor Akuntan Publik, sedang melakukan proses penyelesaian dan finalisasi Laporan Keuangan untuk periode dimaksud,” demikian disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi.
Perdagangan Saham Masih Menjadi Perhatian
Persoalan keterlambatan laporan keuangan menjadi perhatian investor karena berkaitan langsung dengan status perdagangan saham TRUE di Bursa.
Perseroan menyebut penghentian sementara perdagangan saham antara lain berkaitan dengan belum disampaikannya laporan keuangan tahunan 2025.
Untuk mengakhiri status penghentian sementara tersebut, Triniti Dinamik menyatakan akan memenuhi berbagai persyaratan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Manajemen juga berjanji akan memberikan informasi tambahan kepada publik apabila terdapat perkembangan material mengenai penyelesaian laporan keuangan maupun status penghentian sementara perdagangan saham.
Operasional Perseroan Disebut Tetap Berjalan Normal
Meski menghadapi keterlambatan pelaporan dan penghentian sementara perdagangan saham, Triniti Dinamik menegaskan kondisi tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kelangsungan usaha perseroan.
Perseroan menyatakan aktivitas operasional tetap berjalan secara normal. Manajemen juga menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan kewajiban penyampaian laporan keuangan sesuai ketentuan pasar modal.
Keterbukaan informasi tersebut ditandatangani oleh Yohanes E. Christianto atas nama PT Triniti Dinamik Tbk pada 11 Agustus 2026.
Bagi investor, perkembangan penyelesaian laporan keuangan 2025 dan kepastian pencabutan suspensi saham menjadi dua hal yang perlu diperhatikan dalam mencermati saham TRUE ke depan.
Perseroan sendiri belum memberikan kepastian waktu kapan laporan keuangan tersebut akan disampaikan maupun kapan perdagangan saham TRUE dapat kembali dibuka. Informasi lebih lanjut akan disampaikan apabila terdapat perkembangan material terkait kedua hal tersebut.












