JAKARTA – PT Pelangi Indah Canindo Tbk (BEI: PICO) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan baja global asal Korea Selatan, POSCO, sebagai langkah strategis untuk memperkuat rantai pasok bahan baku dan mendukung ekspansi bisnis Perseroan.
Penandatanganan MoU dilaksanakan pada 20 Agustus 2026 di Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk, Jalan Daan Mogot Km 14 No. 700, Jakarta, dan diumumkan kepada publik melalui keterbukaan informasi pada 21 Agustus 2026.
POSCO Jadi Pemasok Utama Baja CRC untuk PICO
Melalui kesepahaman tersebut, POSCO akan berperan sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan Cold Rolled Coil (CRC) berstandar global untuk lini produksi drum baja milik PT Pelangi Indah Canindo.
Perseroan menilai kerja sama ini merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko fluktuasi harga komoditas baja sekaligus menekan biaya logistik dalam rantai pasok.
Dengan pasokan bahan baku yang lebih stabil dan berkualitas, PICO berharap dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing produk kemasan industrinya di pasar.
Dukung Rencana Ekspansi Kapasitas Produksi
Direktur PT Pelangi Indah Canindo Tbk, Rubianto, menyebut kolaborasi dengan POSCO menjadi salah satu pilar utama dalam strategi ekspansi perusahaan.
Menurutnya, ketersediaan bahan baku CRC yang konsisten akan memungkinkan Perseroan meningkatkan kapasitas produksi tanpa mengorbankan kualitas produk.
Perseroan juga menargetkan efisiensi biaya yang terintegrasi sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan di sektor kemasan industri.
POSCO Siap Dukung Ekspansi PICO di Indonesia
Senior Vice President POSCO Group, Hong Sam Soo, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan bisnis PT Pelangi Indah Canindo di Indonesia.
POSCO menyatakan siap menyediakan pasokan CPIC (Cold Rolled Coil) yang stabil, andal, dan memenuhi standar keberlanjutan industri melalui jaringan distribusi global yang dimiliki perusahaan.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan industri manufaktur kemasan berbahan baja di Indonesia.
Belum Berdampak Material terhadap Kinerja Keuangan
Meski dinilai strategis, PT Pelangi Indah Canindo menegaskan bahwa penandatanganan MoU tersebut belum memberikan dampak material yang dapat diukur terhadap pendapatan, laba, aset, kewajiban, maupun kondisi keuangan Perseroan.
Hal itu karena MoU masih berupa kesepahaman awal. Implementasi kerja sama selanjutnya masih akan bergantung pada proses pembahasan dan kesepakatan definitif antara kedua belah pihak.
Dengan pengalaman lebih dari 43 tahun di industri kemasan logam dan dukungan teknologi serta pasokan baja dari POSCO, PICO optimistis kolaborasi ini dapat membuka peluang pertumbuhan bisnis dan meningkatkan daya saing industri steel drum nasional.












