Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Bisnis

PANI Raup Marketing Sales Rp1,9 Triliun di Semester I-2026, Tumbuh 66% dan Capai 45% Target Tahunan

badge-check


					PANI Perbesar

PANI

JAKARTA – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (IDX: PANI) mencatatkan kinerja pemasaran yang positif sepanjang semester pertama 2026. Perseroan berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp1,9 triliun, atau sekitar 45% dari target penjualan tahunan, sekaligus mencatatkan pertumbuhan 66% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Capaian tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan semester pertama 2025 dan memperkuat posisi PANI sebagai salah satu pengembang kawasan dengan ekosistem terintegrasi terdepan di Indonesia.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (30/7/2026), manajemen menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut diraih di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh tantangan.

Perseroan menilai tekanan inflasi, khususnya kenaikan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), membuat konsumen menjadi lebih selektif dalam mengambil keputusan pembelian properti. Meski demikian, PANI mampu mempertahankan momentum pertumbuhan berkat strategi pengembangan kawasan yang terintegrasi.

Ekosistem PIK2 Jadi Motor Pertumbuhan

PANI menyebut keberhasilan marketing sales tidak lepas dari semakin matangnya pengembangan kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) yang menawarkan ekosistem terpadu dengan beragam produk properti.

Kombinasi antara hunian, area komersial, fasilitas pendukung, hingga infrastruktur yang terus berkembang dinilai mampu meningkatkan nilai kawasan sekaligus menjaga minat pasar terhadap produk-produk yang dipasarkan.

Perseroan juga menegaskan bahwa diversifikasi produk menjadi salah satu faktor utama yang menopang penjualan di tengah perlambatan daya beli masyarakat.

Sudah Kantongi Hampir Separuh Target Tahunan

Dengan realisasi marketing sales sebesar Rp1,9 triliun hingga akhir Juni 2026, PANI telah mengamankan sekitar 45% dari target penjualan sepanjang tahun.

Pencapaian tersebut memberikan ruang bagi perusahaan untuk melanjutkan strategi pemasaran pada semester kedua, seiring berlanjutnya pengembangan kawasan PIK2 dan peluncuran berbagai produk baru yang diharapkan dapat menopang pertumbuhan penjualan hingga akhir tahun.

Di tengah tantangan ekonomi global yang masih membayangi sektor properti, kinerja semester pertama ini menunjukkan ketahanan bisnis PANI dalam mempertahankan pertumbuhan melalui pengembangan kawasan terpadu dan inovasi produk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center

5 September 2026 - 09:34 WIB

PT Puradelta Lestari Tbk (IDX: DMAS)

ADHI Buka Suara Soal Merger dengan PTPP, Masih Tahap Kajian Awal di Bawah Danantara

4 September 2026 - 08:20 WIB

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI)

NexAI Digital Infrastruktur (MGLV) Ubah Jadwal RUPSLB dan RUPS Independen, Bahas Rights Issue hingga Akuisisi Anak Usaha

2 September 2026 - 20:44 WIB

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)

PKPU Adhi Commuter Properti Ditolak Pengadilan, ADCP Pastikan Operasional dan Obligasi Tetap Aman

2 September 2026 - 20:30 WIB

PT Adhi Commuter Properti Tbk (IDX: ADCP)

VKTR Gandeng Danantara dan BNBR, Jajaki Pendanaan Hingga Rp2 Triliun untuk Ekspansi Bus dan Truk Listrik

2 September 2026 - 08:30 WIB

VKTR, Danantara Investment Management, BNBR, bus listrik, kendaraan listrik
Trending di Bisnis