Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Bisnis

Merdeka Gold Resources Resmi Gunakan Nama Mandarin di Hong Kong, Efektif 18 Agustus 2026

badge-check


					PT Merdeka Gold Resources Tbk Perbesar

PT Merdeka Gold Resources Tbk

JAKARTA – PT Merdeka Gold Resources Tbk mengumumkan penggunaan terjemahan nama perusahaan dalam bahasa Mandarin untuk keperluan identifikasi di Hong Kong. Perubahan tersebut disampaikan Perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui keterbukaan informasi tertanggal 13 Agustus 2026.

Pengumuman tersebut berkaitan dengan pencatatan Hong Kong Depositary Receipts (HDRs) Merdeka Gold Resources di The Stock Exchange of Hong Kong Limited (SEHK) dengan kode saham 6228.

Berdasarkan pengumuman Perseroan di SEHK, Companies Registry Hong Kong telah menerbitkan Certificate of Registration of Alteration of Name of Registered Non-Hong Kong Company pada 7 Agustus 2026.

Sertifikat tersebut mengesahkan pendaftaran nama Mandarin baru Perseroan, yakni “自由黃金資源股份有限公司”.

Meski demikian, nama resmi dan nama legal Perseroan dalam bahasa Inggris tetap PT Merdeka Gold Resources Tbk. Nama Mandarin tersebut tidak mengubah nama hukum perusahaan di Indonesia karena hanya digunakan sebagai nama terjemahan untuk kepentingan identifikasi di Hong Kong.

Penggunaan nama Mandarin itu akan mulai berlaku pada 18 Agustus 2026.

Nama Singkat Saham Mandarin Ikut Berubah

Selain nama perusahaan, Merdeka Gold Resources juga akan menggunakan nama singkat saham dalam bahasa Mandarin untuk perdagangan HDRs di Bursa Hong Kong.

Nama singkat tersebut adalah “自由黃金– DRS” dan akan berlaku mulai pukul 09.00 waktu Hong Kong pada 18 Agustus 2026.

Sementara itu, nama singkat saham dalam bahasa Inggris “MERDEKAGOLD-DRS” serta kode saham 6228 tidak mengalami perubahan.

Pengaturan perdagangan HDRs lainnya juga tetap sama.

Tidak Mengubah Hak Investor dan Operasional

Perseroan menegaskan bahwa penggunaan nama Mandarin tersebut hanya bertujuan untuk identifikasi dan tidak dengan sendirinya berdampak terhadap hak para pemegang HDRs.

Perubahan nama terjemahan itu juga tidak memengaruhi kegiatan usaha sehari-hari maupun kondisi keuangan Perseroan.

Sertifikat HDRs yang telah diterbitkan dan masih mencantumkan nama legal Perseroan dalam bahasa Inggris tetap berlaku sebagai bukti kepemilikan yang sah. Sertifikat tersebut tetap dapat digunakan untuk kebutuhan perdagangan, penyelesaian transaksi, registrasi, maupun penyerahan.

Dengan demikian, tidak ada mekanisme pertukaran gratis sertifikat HDRs lama dengan sertifikat baru yang mencantumkan nama Inggris sekaligus nama Mandarin.

Namun, mulai 18 Agustus 2026, setiap sertifikat HDRs baru yang diterbitkan setelah tanggal tersebut akan mencantumkan nama legal dalam bahasa Inggris serta nama terjemahan dalam bahasa Mandarin.

Keterbukaan Informasi kepada BEI

Merdeka Gold Resources menyampaikan informasi ini kepada BEI untuk memenuhi ketentuan penyampaian informasi sebagaimana diatur dalam Peraturan I-E BEI.

Perseroan menyebutkan bahwa pengumuman lengkap mengenai penggunaan nama Mandarin tersebut telah tersedia melalui pengumuman Perseroan pada situs Hong Kong Exchanges and Clearing Limited.

Dengan keputusan ini, identitas Merdeka Gold Resources di pasar modal Hong Kong akan memiliki tambahan nama dalam aksara Mandarin, sementara nama legal, kode saham, dan mekanisme perdagangan HDRs tetap tidak berubah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center

5 September 2026 - 09:34 WIB

PT Puradelta Lestari Tbk (IDX: DMAS)

ADHI Buka Suara Soal Merger dengan PTPP, Masih Tahap Kajian Awal di Bawah Danantara

4 September 2026 - 08:20 WIB

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI)

NexAI Digital Infrastruktur (MGLV) Ubah Jadwal RUPSLB dan RUPS Independen, Bahas Rights Issue hingga Akuisisi Anak Usaha

2 September 2026 - 20:44 WIB

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)

PKPU Adhi Commuter Properti Ditolak Pengadilan, ADCP Pastikan Operasional dan Obligasi Tetap Aman

2 September 2026 - 20:30 WIB

PT Adhi Commuter Properti Tbk (IDX: ADCP)

VKTR Gandeng Danantara dan BNBR, Jajaki Pendanaan Hingga Rp2 Triliun untuk Ekspansi Bus dan Truk Listrik

2 September 2026 - 08:30 WIB

VKTR, Danantara Investment Management, BNBR, bus listrik, kendaraan listrik
Trending di Bisnis