Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Bisnis

Jhonlin Agro Raya Bantah Punya Rencana Akuisisi Saham Bayan Resources

badge-check


					PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) Perbesar

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebut adanya rencana akuisisi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Perseroan menegaskan hingga 19 Agustus 2026 tidak mengetahui kebenaran rumor tersebut dan tidak memiliki rencana untuk mengambil alih saham emiten tambang batu bara tersebut.

Klarifikasi ini disampaikan JARR sebagai tanggapan atas surat PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nomor S-10814/BEI.PP/08-2026 tertanggal 18 Agustus 2026 mengenai permintaan penjelasan atas pemberitaan di media massa.

Pemberitaan yang menjadi perhatian BEI berasal dari IDX Channel pada 16 Agustus 2026 dengan judul “Rumor Haji Isam Akuisisi Bayan (BYAN), Pihak Jhonlin Group Enggan Beri Tanggapan.”

Melalui surat yang ditandatangani Direktur Utama JARR Indra Irawan menyatakan, sampai dengan tanggal penyampaian klarifikasi, perseroan tidak mengetahui kebenaran maupun memiliki informasi mengenai pemberitaan terkait rencana pengambilalihan PT Bayan Resources Tbk.

Perseroan juga secara tegas menyatakan tidak memiliki rencana untuk melakukan akuisisi saham BYAN.

“Sampai dengan tanggal penyampaian surat ini, Perseroan maupun Grup tidak memiliki rencana untuk melakukan akuisisi atas saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN),” ujar Indra.

Dengan demikian, kabar mengenai kemungkinan aksi akuisisi BYAN oleh JARR maupun grupnya belum dapat dikonfirmasi sebagai rencana korporasi perseroan.

Dijelaskan saat ini perseroan belum menerima konfirmasi maupun pemberitahuan resmi dari pemegang saham pengendali ataupun Ultimate Beneficial Owner (UBO) terkait rencana atau informasi mengenai akuisisi saham BYAN.

Artinya, berdasarkan informasi yang dimiliki perseroan hingga tanggal surat klarifikasi, tidak terdapat informasi resmi yang dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa transaksi akuisisi tersebut sedang direncanakan oleh pihak terkait.

Dikatakan, JARR  tidak memiliki rencana untuk mengakuisisi BYAN, perseroan juga memastikan belum ada rencana keterbukaan informasi maupun jadwal pelaksanaan transaksi.

“Sehubungan dengan tanggapan Perseroan atas poin-poin sebelumnya, hingga saat ini tidak terdapat rencana untuk mengakuisisi PT Bayan Resources Tbk (BYAN),” jelasnya.

Oleh sebab itu, tidak ada timeline akuisisi yang dapat disampaikan kepada publik.

“Tidak terdapat informasi, fakta, ataupun kejadian material penting lainnya yang belum disampaikan kepada publik dan berpotensi memengaruhi kelangsungan usaha maupun harga efek perseroan,” jelasnya.

Perseroan menegaskan akan tetap menjalankan prinsip keterbukaan informasi apabila di kemudian hari terdapat aksi korporasi atau fakta material yang sudah bersifat pasti dan mengikat.

Janji Buka Informasi Jika Transaksi Sudah Definitif

JARR bersama pemegang saham pengendali menyatakan berkomitmen mematuhi seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku.

Apabila di kemudian hari terdapat rencana tindakan korporasi atau informasi maupun fakta material yang telah bersifat definitive and binding, perseroan akan menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik sesuai ketentuan.

Komitmen tersebut mencakup kepatuhan terhadap Peraturan Bursa No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi serta Peraturan OJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.

Dengan klarifikasi tersebut, JARR untuk sementara menegaskan bahwa tidak ada rencana akuisisi saham BYAN yang dimiliki atau diketahui perseroan maupun grupnya hingga tanggal penyampaian surat kepada BEI.

  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center

5 September 2026 - 09:34 WIB

PT Puradelta Lestari Tbk (IDX: DMAS)

ADHI Buka Suara Soal Merger dengan PTPP, Masih Tahap Kajian Awal di Bawah Danantara

4 September 2026 - 08:20 WIB

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI)

NexAI Digital Infrastruktur (MGLV) Ubah Jadwal RUPSLB dan RUPS Independen, Bahas Rights Issue hingga Akuisisi Anak Usaha

2 September 2026 - 20:44 WIB

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)

PKPU Adhi Commuter Properti Ditolak Pengadilan, ADCP Pastikan Operasional dan Obligasi Tetap Aman

2 September 2026 - 20:30 WIB

PT Adhi Commuter Properti Tbk (IDX: ADCP)

VKTR Gandeng Danantara dan BNBR, Jajaki Pendanaan Hingga Rp2 Triliun untuk Ekspansi Bus dan Truk Listrik

2 September 2026 - 08:30 WIB

VKTR, Danantara Investment Management, BNBR, bus listrik, kendaraan listrik
Trending di Bisnis