Menu ✖

Mode Gelap
Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

Bisnis

Jhonlin Agro Raya Bantah Punya Rencana Akuisisi Saham Bayan Resources

badge-check


					PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) Perbesar

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebut adanya rencana akuisisi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Perseroan menegaskan hingga 19 Agustus 2026 tidak mengetahui kebenaran rumor tersebut dan tidak memiliki rencana untuk mengambil alih saham emiten tambang batu bara tersebut.

Klarifikasi ini disampaikan JARR sebagai tanggapan atas surat PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nomor S-10814/BEI.PP/08-2026 tertanggal 18 Agustus 2026 mengenai permintaan penjelasan atas pemberitaan di media massa.

Pemberitaan yang menjadi perhatian BEI berasal dari IDX Channel pada 16 Agustus 2026 dengan judul “Rumor Haji Isam Akuisisi Bayan (BYAN), Pihak Jhonlin Group Enggan Beri Tanggapan.”

Melalui surat yang ditandatangani Direktur Utama JARR Indra Irawan menyatakan, sampai dengan tanggal penyampaian klarifikasi, perseroan tidak mengetahui kebenaran maupun memiliki informasi mengenai pemberitaan terkait rencana pengambilalihan PT Bayan Resources Tbk.

Perseroan juga secara tegas menyatakan tidak memiliki rencana untuk melakukan akuisisi saham BYAN.

“Sampai dengan tanggal penyampaian surat ini, Perseroan maupun Grup tidak memiliki rencana untuk melakukan akuisisi atas saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN),” ujar Indra.

Dengan demikian, kabar mengenai kemungkinan aksi akuisisi BYAN oleh JARR maupun grupnya belum dapat dikonfirmasi sebagai rencana korporasi perseroan.

Dijelaskan saat ini perseroan belum menerima konfirmasi maupun pemberitahuan resmi dari pemegang saham pengendali ataupun Ultimate Beneficial Owner (UBO) terkait rencana atau informasi mengenai akuisisi saham BYAN.

Artinya, berdasarkan informasi yang dimiliki perseroan hingga tanggal surat klarifikasi, tidak terdapat informasi resmi yang dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa transaksi akuisisi tersebut sedang direncanakan oleh pihak terkait.

Dikatakan, JARR  tidak memiliki rencana untuk mengakuisisi BYAN, perseroan juga memastikan belum ada rencana keterbukaan informasi maupun jadwal pelaksanaan transaksi.

“Sehubungan dengan tanggapan Perseroan atas poin-poin sebelumnya, hingga saat ini tidak terdapat rencana untuk mengakuisisi PT Bayan Resources Tbk (BYAN),” jelasnya.

Oleh sebab itu, tidak ada timeline akuisisi yang dapat disampaikan kepada publik.

“Tidak terdapat informasi, fakta, ataupun kejadian material penting lainnya yang belum disampaikan kepada publik dan berpotensi memengaruhi kelangsungan usaha maupun harga efek perseroan,” jelasnya.

Perseroan menegaskan akan tetap menjalankan prinsip keterbukaan informasi apabila di kemudian hari terdapat aksi korporasi atau fakta material yang sudah bersifat pasti dan mengikat.

Janji Buka Informasi Jika Transaksi Sudah Definitif

JARR bersama pemegang saham pengendali menyatakan berkomitmen mematuhi seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku.

Apabila di kemudian hari terdapat rencana tindakan korporasi atau informasi maupun fakta material yang telah bersifat definitive and binding, perseroan akan menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik sesuai ketentuan.

Komitmen tersebut mencakup kepatuhan terhadap Peraturan Bursa No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi serta Peraturan OJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.

Dengan klarifikasi tersebut, JARR untuk sementara menegaskan bahwa tidak ada rencana akuisisi saham BYAN yang dimiliki atau diketahui perseroan maupun grupnya hingga tanggal penyampaian surat kepada BEI.

  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 08:24 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

Avian Brands Catat Penjualan Rp6,9 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 16,7%

30 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)

BSDE Jual Lahan 16,6 Hektare di BSD City untuk Kembangkan Ekosistem KEK ETKI

29 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: BSDE)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun hingga Oktober 2027

29 Oktober 2026 - 08:13 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Naik 4,2% Jadi Rp45,2 Triliun

28 Oktober 2026 - 08:20 WIB

BCA
Trending di Bisnis