Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Bisnis

Gempa NTT M 7,7, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

badge-check


					Jayakarta Suites Komodo Flores Perbesar

Jayakarta Suites Komodo Flores

JAKARTA – PT Pudjiadi And Sons Tbk menutup sementara operasional Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores menyusul gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penutupan dilakukan sebagai langkah keselamatan untuk melindungi seluruh tamu dan karyawan hotel setelah gempa mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 05.58 Wita.

Dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/8), PT Pudjiadi And Sons Tbk menyebut gempa tersebut berlokasi di Nagekeo, NTT, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.

Guncangan gempa dilaporkan mencapai Magnitudo 7,0 pada sejumlah catatan dalam laporan perusahaan dengan intensitas IX atau kategori hebat.

Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores merupakan bagian dari PT Hotel Jayakarta Flores. Entitas tersebut merupakan salah satu hotel milik PT Hotel Juwara Warga, yang kepemilikannya mencapai 99,99 persen.

Hotel Ditutup Mulai 15 Agustus

Sekretaris Perusahaan, Dadang Suwarsa dalam penyampian pelaporan menjelaskan, perusahaan memutuskan menghentikan sementara operasional hotel sejak Sabtu, 15 Agustus 2026 hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

“Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan fisik seluruh pelanggan dan karyawan,” ujar Dadang.

Meski operasional fisik hotel dihentikan, perusahaan memastikan aktivitas bisnis inti dan operasional hotel lainnya tetap berjalan.

PT Pudjiadi And Sons Tbk menyatakan seluruh unit hotel yang dimiliki perseroan, baik secara langsung maupun melalui anak perusahaan, tetap beroperasi.

Dengan demikian, penutupan Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores bersifat sementara dan hanya berlaku pada properti yang terdampak bencana.

Tamu Dipindahkan ke Hotel yang Tidak Terdampak

Dijelaskan, sebagai bagian dari mitigasi risiko, seluruh tamu atau pelanggan yang berada di hotel telah dipindahkan ke hotel lain yang tidak terdampak.

“Sementara itu, karyawan hotel diarahkan untuk membantu pengamanan area bersama pihak keamanan hotel,” terangnya.

Perusahaan, tegasnya, juga melarang karyawan maupun pihak lain mendekati area hotel, kecuali mereka yang memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan atau penanganan.

“Kebijakan tersebut diterapkan untuk mencegah risiko tambahan setelah gempa bumi melanda wilayah Nagekeo,” sambungnya.

Selain pengamanan internal, perseroan juga melakukan koordinasi dengan pihak asuransi melalui broker perusahaan serta pihak lain yang diperkenankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tidak Berdampak Material terhadap Keuangan Perseroan

Di tengah penghentian sementara aktivitas Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores, PT Pudjiadi And Sons Tbk memastikan kejadian tersebut tidak memberikan dampak material yang merugikan terhadap kondisi keuangan perusahaan.

Perseroan juga menilai kejadian tersebut tidak mengganggu kelangsungan usaha maupun posisi hukum perusahaan dalam jangka panjang.

Aktivitas pelayanan dan kewajiban perusahaan kepada investor serta publik tetap dijalankan melalui sistem elektronik.

Perusahaan juga menyatakan akan menyampaikan informasi tambahan apabila terdapat perkembangan lebih lanjut terkait kondisi hotel maupun dampak dari bencana tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center

5 September 2026 - 09:34 WIB

PT Puradelta Lestari Tbk (IDX: DMAS)

ADHI Buka Suara Soal Merger dengan PTPP, Masih Tahap Kajian Awal di Bawah Danantara

4 September 2026 - 08:20 WIB

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI)

NexAI Digital Infrastruktur (MGLV) Ubah Jadwal RUPSLB dan RUPS Independen, Bahas Rights Issue hingga Akuisisi Anak Usaha

2 September 2026 - 20:44 WIB

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)

PKPU Adhi Commuter Properti Ditolak Pengadilan, ADCP Pastikan Operasional dan Obligasi Tetap Aman

2 September 2026 - 20:30 WIB

PT Adhi Commuter Properti Tbk (IDX: ADCP)

VKTR Gandeng Danantara dan BNBR, Jajaki Pendanaan Hingga Rp2 Triliun untuk Ekspansi Bus dan Truk Listrik

2 September 2026 - 08:30 WIB

VKTR, Danantara Investment Management, BNBR, bus listrik, kendaraan listrik
Trending di Bisnis