JAKARTA – Emiten Bursa Efek Indonesia berkode saham BIKE, PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk, resmi berganti nama menjadi PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk. Perubahan identitas tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) serta disahkan oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan, perubahan nama disetujui dalam RUPSLB yang diselenggarakan pada 2 Juli 2026. Selanjutnya, perubahan tersebut memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0052435.AH.01.02.TAHUN 2026 tertanggal 14 Juli 2026.
Dengan demikian, nama resmi Perseroan berubah dari PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk menjadi PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk.
Manajemen menyampaikan bahwa perubahan nama ini tidak memberikan dampak negatif terhadap operasional maupun kondisi perusahaan.
“Perubahan nama Perseroan tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi yang ditandatangani Direktur Winston Mulyadi.
Meski identitas perusahaan berubah, aktivitas operasional dan keberlangsungan bisnis Perseroan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Perseroan juga menegaskan bahwa perubahan nama tidak memengaruhi aspek hukum maupun kondisi keuangan perusahaan.
Langkah rebranding ini menjadi bagian dari transformasi korporasi yang telah mendapat persetujuan seluruh pemegang saham. Namun, dalam keterbukaan informasi tersebut Perseroan belum menjelaskan lebih lanjut mengenai perubahan strategi bisnis atau arah pengembangan usaha setelah pergantian nama.
Sebelumnya, Perseroan dikenal bergerak di bidang perdagangan besar alat olahraga serta perdagangan besar alat transportasi darat selain mobil dan sepeda motor. Dengan identitas baru sebagai PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk, pasar kini menantikan arah strategis perusahaan pada fase berikutnya.












