SURABAYA – PT Avia Avian Tbk (Avian Brands) kembali memperkuat reputasinya dalam penerapan praktik keberlanjutan setelah meraih peringkat pertama dalam Sustainalytics ESG Risk Rating di antara perusahaan peer dengan kapitalisasi pasar US$1,0–1,1 miliar.
Berdasarkan hasil pemutakhiran penilaian per 30 Juni 2026, Avian Brands membukukan ESG Risk Rating sebesar 16,9 yang masuk dalam kategori Low Risk. Capaian tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) secara efektif di tengah karakteristik industri bahan kimia dan manufaktur yang memiliki tingkat risiko inheren cukup tinggi.
Selain mencatat ESG Risk Rating terendah, Avian Brands juga memiliki ESG Risk Exposure paling rendah dibandingkan perusahaan pembanding dalam kelompok kapitalisasi pasar yang sama.
Peringkat tersebut semakin memperkuat posisi Avian Brands sebagai perusahaan yang mampu mengelola risiko ESG secara konsisten sekaligus menjaga kualitas tata kelola perusahaan di tengah tantangan industri manufaktur.
Kinerja ESG Avian Brands juga menunjukkan tren perbaikan yang berkelanjutan dalam beberapa periode terakhir. Pada 16 September 2025, perusahaan mencatat ESG Risk Rating sebesar 21,3. Nilai tersebut kemudian membaik menjadi 20,5 pada 30 September 2025, turun lagi menjadi 17,3 pada 30 Oktober 2025, hingga akhirnya mencapai 16,9 pada 30 Juni 2026.
Secara keseluruhan, ESG Risk Rating Avian Brands berhasil turun 4,4 poin dibandingkan September 2025. Penurunan skor ini mencerminkan semakin rendahnya tingkat risiko ESG yang dihadapi perusahaan berkat penguatan sistem kebijakan, tata kelola, serta berbagai inisiatif keberlanjutan yang diterapkan secara konsisten.
Wakil Direktur Utama PT Avia Avian Tbk, Ruslan Tanoko, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis.
“Pencapaian ESG Risk Rating sebesar 16,9 dan posisi #1 di antara peer merupakan hasil dari komitmen Avian Brands untuk terus memperkuat praktik keberlanjutan yang terintegrasi dengan strategi bisnis. Bagi kami, ESG bukan sekadar pencapaian peringkat, tetapi merupakan bagian penting dari bagaimana perusahaan mengelola risiko, meningkatkan kualitas operasional, dan menciptakan nilai jangka panjang,” ujar Ruslan Tanoko.
Menurutnya, Avian Brands akan terus menjaga kualitas ESG Risk Management yang saat ini berada dalam kategori Strong, sekaligus secara konsisten menurunkan tingkat ESG Risk Exposure.
“Kami akan terus mempertahankan kualitas ESG Risk Management yang berada dalam kategori Strong, sekaligus secara konsisten menurunkan ESG Risk Exposure. Ke depan, kami ingin memastikan bahwa setiap langkah penguatan keberlanjutan memberikan dampak nyata bagi lingkungan, masyarakat, dan pemangku kepentingan, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis Avian Brands yang sehat dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Dengan pencapaian ini, Avian Brands menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fondasi bisnis berkelanjutan melalui tata kelola yang baik, pengelolaan risiko yang efektif, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.












