PT Indo Oil Perkasa Tbk (IOP) menyampaikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait perubahan lebih dari 20 persen pada total aset dan liabilitas dalam laporan keuangan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026. Penjelasan tersebut disampaikan sebagai bentuk pemenuhan ketentuan Peraturan Pencatatan Efek Nomor I-E mengenai kewajiban penyampaian informasi atas perubahan material dalam laporan keuangan emiten.
Perseroan menyebut kenaikan aset dan liabilitas terjadi seiring meningkatnya aktivitas operasional selama Semester I 2026.
Total Aset Tumbuh Menjadi Rp319,97 Miliar
Dalam keterbukaan informasi, Indo Oil Perkasa mencatat total aset sebesar Rp319,97 miliar per 30 Juni 2026. Nilai tersebut meningkat 23,36 persen dibandingkan posisi pada akhir tahun 2025.
Manajemen menjelaskan pertumbuhan aset terutama didorong oleh meningkatnya piutang usaha dari pihak ketiga serta kenaikan nilai persediaan. Kedua pos tersebut menjadi penyumbang utama kenaikan total aktiva perseroan selama enam bulan pertama tahun ini.
Peningkatan piutang usaha mencerminkan bertambahnya transaksi penjualan kepada pelanggan, sedangkan kenaikan persediaan menunjukkan meningkatnya stok barang untuk mendukung kebutuhan operasional dan penjualan.
Liabilitas Jangka Pendek Naik 24,31 Persen
Selain aset, Indo Oil Perkasa juga mencatat kenaikan pada liabilitas jangka pendek. Hingga akhir Juni 2026, liabilitas jangka pendek mencapai Rp180,61 miliar, naik 24,31 persen dari posisi Rp145,29 miliar pada 31 Desember 2025.
Perseroan menjelaskan kenaikan tersebut terutama berasal dari bertambahnya utang usaha kepada pihak ketiga. Peningkatan utang usaha ini sejalan dengan bertambahnya aktivitas pembelian bahan baku maupun transaksi operasional perusahaan.
Sejalan dengan Aktivitas Operasional Perseroan
Manajemen Indo Oil Perkasa menegaskan bahwa perubahan pada aset maupun liabilitas merupakan bagian dari perkembangan kegiatan usaha perusahaan selama Semester I 2026.
Penjelasan ini disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia untuk memenuhi kewajiban keterbukaan informasi kepada investor atas perubahan signifikan dalam posisi keuangan perseroan.












