Menu ✖

Mode Gelap
RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026 EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

Bisnis

Aset BACH Melonjak 56,5 Persen Jadi Rp1,93 Triliun, Ditopang Proyek Genset dan Infrastruktur Telekomunikasi

badge-check


					PT Bach Multi Global Tbk (IDX: BACH) Perbesar

PT Bach Multi Global Tbk (IDX: BACH)

JAKARTA – PT Bach Multi Global Tbk (IDX: BACH) mencatat lonjakan signifikan pada posisi aset dan liabilitas sepanjang semester pertama 2026. Perseroan melaporkan total aset meningkat 56,5 persen menjadi Rp1,93 triliun per 30 Juni 2026, dibandingkan posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp1,23 triliun.

Kenaikan tersebut disampaikan Perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui keterbukaan informasi tertanggal 28 Agustus 2026. Penjelasan diberikan karena perubahan total aset dan liabilitas melebihi 20 persen dibandingkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.

Penjualan dan Penyewaan Genset Dongkrak Aset

Manajemen BACH menjelaskan peningkatan aset sebesar Rp696,49 miliar terutama didorong oleh meningkatnya aktivitas penjualan dan penyewaan genset yang berdampak pada pertumbuhan piutang usaha.

Nilai piutang usaha tercatat naik Rp170,44 miliar atau 71,42 persen dibandingkan akhir 2025.

Selain itu, persediaan juga meningkat Rp193,74 miliar atau 84,48 persen. Kenaikan ini terjadi karena Perseroan melakukan pembelian stok untuk mendukung proyek pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) sewa yang baru.

Di sisi lain, aset tetap bertambah Rp174,13 miliar atau 38,36 persen sebagai akibat penambahan aset yang disewakan kepada pelanggan.

Perseroan juga mencatat peningkatan nilai pekerjaan dalam pelaksanaan sebesar Rp115,79 miliar atau 50,54 persen. Kenaikan tersebut berasal dari bertambahnya proyek pembangunan infrastruktur telekomunikasi, pemeliharaan jaringan telekomunikasi, hingga instalasi genset.

Liabilitas Naik Hampir 89 Persen

Seiring ekspansi bisnis, total liabilitas BACH juga mengalami kenaikan yang lebih tinggi dibandingkan aset.

Hingga 30 Juni 2026, total liabilitas mencapai Rp1,32 triliun, naik Rp619,44 miliar atau 88,91 persen dari posisi Rp696,68 miliar pada akhir Desember 2025.

Menurut Perseroan, kenaikan tersebut dipicu meningkatnya pembelian barang dan jasa secara kredit untuk mendukung kebutuhan operasional, persiapan stok proyek, dan ekspansi bisnis penyewaan.

Utang usaha melonjak Rp270,76 miliar atau 125,54 persen, sedangkan utang bank bertambah Rp301,91 miliar atau 73,51 persen.

Fokus Perkuat Ekspansi Bisnis

Manajemen BACH menegaskan bahwa peningkatan aset maupun liabilitas merupakan konsekuensi dari strategi ekspansi bisnis yang tengah dijalankan perusahaan, terutama pada sektor penyewaan genset dan proyek infrastruktur telekomunikasi.

Perseroan memperkuat kapasitas persediaan dan aset operasional untuk memenuhi kebutuhan proyek-proyek baru, termasuk proyek PLTD sewa, pembangunan infrastruktur telekomunikasi, pemeliharaan jaringan, serta instalasi genset.

Keterbukaan informasi ini disampaikan sebagai bentuk kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan Bursa Efek Indonesia terkait perubahan material pada posisi keuangan interim yang belum diaudit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 08:24 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

Avian Brands Catat Penjualan Rp6,9 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 16,7%

30 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)

BSDE Jual Lahan 16,6 Hektare di BSD City untuk Kembangkan Ekosistem KEK ETKI

29 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: BSDE)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun hingga Oktober 2027

29 Oktober 2026 - 08:13 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Naik 4,2% Jadi Rp45,2 Triliun

28 Oktober 2026 - 08:20 WIB

BCA
Trending di Bisnis