Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Bisnis

Elnusa Genjot Layanan Chemical untuk Dorong Produksi Migas dan Ketahanan Energi Nasional

badge-check


					PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) Perbesar

PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA)

JAKARTA – PT Elnusa Tbk (ELSA) memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan produksi dan efisiensi operasi hulu minyak dan gas (migas) nasional melalui pengembangan layanan chemical terintegrasi.

Perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina tersebut menggabungkan kapabilitas teknologi, engineering, operational services, dan chemical solutions untuk menjawab kebutuhan produksi migas yang semakin kompleks.

Salah satu kapabilitas strategis itu dikembangkan melalui PT Elnusa Petrofin, anak usaha Elnusa yang menjalankan Integrated Chemical Services, mulai dari specialty chemical, drilling fluid hingga Enhanced Oil Recovery (EOR).

Dengan pengalaman dan cakupan operasi di berbagai wilayah Indonesia, Elnusa tidak lagi hanya berperan sebagai penyedia material pendukung. Perusahaan mengembangkan chemical solutions sebagai bagian dari upaya menjaga production performance, flow assurance, asset integrity, sekaligus mengoptimalkan produktivitas minyak.

Penguatan layanan tersebut dinilai semakin penting seiring agenda pemerintah meningkatkan produksi minyak nasional hingga 1 juta barel per hari pada 2030.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM sebelumnya menekankan bahwa pencapaian target tersebut membutuhkan optimalisasi produksi melalui pemanfaatan teknologi, reaktivasi sumur idle, serta pengembangan potensi migas baru.

Dalam konteks tersebut, Enhanced Oil Recovery (EOR) menjadi salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk meningkatkan perolehan minyak dari lapangan yang telah berproduksi.

Sinergi Elnusa dan Pertamina Technology & Innovation

Di dalam ekosistem Pertamina Group, Elnusa mengambil peran dengan menerjemahkan kapabilitas teknologi menjadi solusi yang dapat diimplementasikan langsung di lapangan.

Salah satunya dilakukan melalui kolaborasi dengan Pertamina Technology & Innovation (TI) dalam pengembangan dan implementasi solusi chemical untuk Enhanced Oil Recovery.

Kolaborasi tersebut mempertemukan kemampuan riset dan pengembangan teknologi dengan kompetensi implementasi, engineering, serta operasional Elnusa di lapangan.

Sinergi ini juga menjadi bagian dari pengembangan solusi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR), termasuk Project CEOR Rama yang dilaksanakan pada 8 Juli 2026.

Keterlibatan Elnusa dalam pengembangan dan implementasi CEOR menunjukkan bagaimana kapabilitas chemical dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan peningkatan produksi pada aset hulu.

Elnusa juga turut mendukung milestone operational excellence dalam perjalanan lima tahun alih kelola sejumlah Wilayah Kerja Rokan oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) melalui proyek CEOR, di antaranya di Sumatra Light North dan Sumatra Light South.

Portofolio Chemical Menjangkau Berbagai Aset Hulu

Portofolio Integrated Chemical Services Elnusa mencakup sejumlah layanan, mulai dari fluid separation, flow assurance, asset integrity assurance, water treatment, drilling fluid, hingga EOR.

Kapabilitas tersebut telah diterapkan pada berbagai aset upstream Pertamina Group yang berada di Regional 1, 2, dan 3.

Beberapa di antaranya mencakup Pertamina Hulu Rokan, Pertamina EP, dan Pertamina Hulu Mahakam.

Elnusa juga terus memperkuat pengembangan specialty chemical sekaligus meningkatkan kandungan lokal. Langkah tersebut membuka peluang penciptaan nilai yang lebih besar di dalam ekosistem industri hulu migas nasional.

Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, Rustam Aji, mengatakan integrasi kapabilitas dalam ekosistem Pertamina Group menjadi salah satu kekuatan Elnusa dalam menghadirkan solusi yang lebih menyeluruh bagi industri hulu migas.

“Target peningkatan produksi minyak nasional membutuhkan orkestrasi seluruh kapabilitas dalam ekosistem hulu. Elnusa mengambil peran melalui integrasi teknologi, kompetensi, dan eksekusi operasional agar setiap solusi yang kami hadirkan dapat memberikan kontribusi terukur terhadap peningkatan produktivitas aset,” ujar Rustam.

Menurut dia, peluang tersebut tidak semata-mata dipandang sebagai pengembangan bisnis, tetapi juga bagian dari kontribusi Elnusa terhadap agenda ketahanan energi nasional.

Integrasi Bisnis Jadi Strategi Pertumbuhan

Rustam menambahkan, penguatan kapabilitas chemical tersebut sejalan dengan posisi Elnusa sebagai integrated energy services company.

Elnusa memiliki kompetensi di sektor jasa hulu migas terintegrasi, distribusi dan logistik energi, serta berbagai jasa penunjang migas.

Integrasi lintas kapabilitas tersebut memungkinkan perusahaan menangkap peluang bisnis yang lebih luas sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap kebutuhan strategis Pertamina Group.

Ke depan, Elnusa akan terus mengoptimalkan sinergi antarentitas dan memperluas pengembangan solusi berbasis teknologi untuk mendukung peningkatan produksi migas nasional.

Langkah tersebut menjadi bagian dari semangat “Rediscover Technology & Innovation Edge” yang diusung Elnusa.

Melalui strategi tersebut, teknologi dan inovasi tidak hanya ditempatkan sebagai enabler kegiatan operasional, tetapi diarahkan menjadi sumber keunggulan kompetitif sekaligus penciptaan nilai baru yang relevan dengan kebutuhan industri energi Indonesia.

Bagi Elnusa, penguatan layanan chemical terintegrasi menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan kebutuhan bisnis dengan agenda strategis nasional, terutama dalam menjaga produktivitas aset hulu dan memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center

5 September 2026 - 09:34 WIB

PT Puradelta Lestari Tbk (IDX: DMAS)

ADHI Buka Suara Soal Merger dengan PTPP, Masih Tahap Kajian Awal di Bawah Danantara

4 September 2026 - 08:20 WIB

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI)

NexAI Digital Infrastruktur (MGLV) Ubah Jadwal RUPSLB dan RUPS Independen, Bahas Rights Issue hingga Akuisisi Anak Usaha

2 September 2026 - 20:44 WIB

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)

PKPU Adhi Commuter Properti Ditolak Pengadilan, ADCP Pastikan Operasional dan Obligasi Tetap Aman

2 September 2026 - 20:30 WIB

PT Adhi Commuter Properti Tbk (IDX: ADCP)

VKTR Gandeng Danantara dan BNBR, Jajaki Pendanaan Hingga Rp2 Triliun untuk Ekspansi Bus dan Truk Listrik

2 September 2026 - 08:30 WIB

VKTR, Danantara Investment Management, BNBR, bus listrik, kendaraan listrik
Trending di Bisnis