Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Bisnis

MSCI Rombak Indeks Global: 55 Saham Masuk, 92 Emiten Keluar dari MSCI ACWI

badge-check


					MSCI Perbesar

MSCI

LONDON — MSCI melakukan perubahan cukup besar terhadap komposisi sejumlah indeks saham global melalui August 2026 Index Review. Dalam peninjauan terbaru tersebut, sebanyak 55 sekuritas akan masuk, sementara 92 sekuritas dikeluarkan dari MSCI ACWI Index.

MSCI Inc. mengumumkan hasil evaluasi indeks tersebut pada 12 Agustus 2026. Seluruh perubahan dijadwalkan mulai berlaku setelah penutupan perdagangan pada 31 Agustus 2026.

Perubahan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena komposisi indeks MSCI menjadi salah satu acuan penting bagi berbagai investor institusi dan pengelola dana global dalam menentukan alokasi investasi.

SanDisk Jadi Salah Satu Penambahan Terbesar di MSCI World

Pada kelompok MSCI Global Standard Indexes, MSCI mencatat sejumlah perubahan penting di indeks utama.

Tiga perusahaan dengan penambahan terbesar ke MSCI World Index, berdasarkan kapitalisasi pasar perusahaan secara penuh, adalah SanDisk dari Amerika Serikat, Carpenter Technology dari Amerika Serikat, dan ATI yang juga berbasis di AS.

Sementara itu, di MSCI Emerging Markets Index, tiga penambahan terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar perusahaan secara penuh berasal dari Z.AI Co H dari China, Nanya Technology dari Taiwan, serta Guangdong Dtech Technology A dari China.

Perubahan tersebut mencerminkan dinamika kapitalisasi pasar dan perkembangan perusahaan yang menjadi bagian dari cakupan indeks MSCI.

Ratusan Saham Berubah di Indeks Small Cap

MSCI juga melakukan perubahan signifikan pada kelompok saham berkapitalisasi kecil.

Dalam MSCI ACWI Small Cap Index, terdapat 203 sekuritas yang ditambahkan dan 261 sekuritas yang dikeluarkan.

Perubahan bahkan lebih luas pada MSCI ACWI Investable Market Index (IMI). MSCI mencatat 184 penambahan dan 279 penghapusan sekuritas.

Untuk MSCI World All Cap Index, sebanyak 137 sekuritas akan masuk, sedangkan 73 sekuritas akan keluar.

Asia Tenggara Masuk Daftar Penambahan di Frontier Markets

Perubahan juga terjadi pada kelompok MSCI Frontier Markets Index.

Sebanyak enam sekuritas ditambahkan dan lima sekuritas dikeluarkan dari indeks tersebut. Tiga penambahan terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar perusahaan secara penuh berasal dari kawasan Asia dan Timur Tengah.

Ketiganya adalah Asia Commercial Joint Stock Bank dari Vietnam, Oman India Fertiliser Company dari Oman, dan Southeast Asia Commercial Joint Stock Bank dari Vietnam.

Untuk MSCI Frontier Markets Small Cap Index, MSCI menambahkan 26 sekuritas dan menghapus 17 sekuritas.

Masuknya dua perusahaan Vietnam dalam tiga penambahan terbesar menunjukkan masih adanya pergerakan perusahaan Asia Tenggara dalam cakupan indeks pasar frontier.

MSCI Tunda Perubahan untuk Bangladesh

MSCI juga memberikan perhatian khusus terhadap sekuritas yang diklasifikasikan di Bangladesh.

Dalam August 2026 Index Review, MSCI menyatakan tidak akan menerapkan perubahan terhadap sekuritas Bangladesh untuk MSCI Bangladesh Indexes maupun indeks komposit yang terdampak.

Kebijakan tersebut akan tetap berlaku hingga MSCI kembali menerapkan perubahan hasil index review serta aksi korporasi untuk indeks Bangladesh mulai November 2026 Index Review.

Perubahan Berpotensi Jadi Perhatian Investor

Perubahan komposisi indeks MSCI biasanya menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor karena dapat memengaruhi arus dana pada saham yang masuk maupun keluar dari indeks.

Saham yang ditambahkan berpotensi mendapatkan perhatian lebih besar dari pengelola dana yang menggunakan indeks sebagai acuan investasi. Sebaliknya, saham yang dikeluarkan dapat menghadapi potensi penyesuaian portofolio dari investor yang mengikuti indeks tersebut.

Namun, dampak terhadap harga saham tetap bergantung pada kondisi likuiditas, sentimen pasar, valuasi, serta strategi masing-masing investor.

MSCI menyebutkan bahwa daftar perubahan lainnya, termasuk perubahan pada MSCI US Equity Indexes, MSCI US REIT Index, MSCI China A Onshore Indexes, dan China All Shares Indexes, tersedia melalui laman Index Review MSCI.

Seluruh perubahan utama dari evaluasi Agustus 2026 tersebut akan efektif pada penutupan perdagangan 31 Agustus 2026.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center

5 September 2026 - 09:34 WIB

PT Puradelta Lestari Tbk (IDX: DMAS)

ADHI Buka Suara Soal Merger dengan PTPP, Masih Tahap Kajian Awal di Bawah Danantara

4 September 2026 - 08:20 WIB

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI)

NexAI Digital Infrastruktur (MGLV) Ubah Jadwal RUPSLB dan RUPS Independen, Bahas Rights Issue hingga Akuisisi Anak Usaha

2 September 2026 - 20:44 WIB

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)

PKPU Adhi Commuter Properti Ditolak Pengadilan, ADCP Pastikan Operasional dan Obligasi Tetap Aman

2 September 2026 - 20:30 WIB

PT Adhi Commuter Properti Tbk (IDX: ADCP)

VKTR Gandeng Danantara dan BNBR, Jajaki Pendanaan Hingga Rp2 Triliun untuk Ekspansi Bus dan Truk Listrik

2 September 2026 - 08:30 WIB

VKTR, Danantara Investment Management, BNBR, bus listrik, kendaraan listrik
Trending di Bisnis