Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Bisnis

PEFINDO Turunkan Peringkat Obligasi ADHI ke idBB, Ini Faktor Penyebabnya

badge-check


					PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI) Perbesar

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI)

JAKARTA – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI) mengumumkan perubahan peringkat efek bersifat utang setelah PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menurunkan peringkat sejumlah obligasi Perseroan dari idA- menjadi idBB. Penurunan tersebut dilakukan menyusul meningkatnya tekanan likuiditas yang memengaruhi kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangannya.

Dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ADHI menyampaikan bahwa perubahan peringkat mengacu pada surat PEFINDO Nomor RC-0995/PEF-DIR/VII/2026 dan RC-0966/PEF-DIR/VII/2026.

Peringkat baru idBB berlaku untuk periode 30 Juli hingga 30 Oktober 2026 dan mencakup:

  • Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2022 Seri B dan Seri C.
  • Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2024.

Sebelumnya, kedua instrumen utang tersebut memperoleh peringkat idA- dengan prospek negatif.

Dipicu Rencana Penundaan Pembayaran Kupon

Menurut Perseroan, perubahan peringkat tersebut diterbitkan setelah ADHI berencana meminta persetujuan para pemegang obligasi melalui Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) untuk melakukan penundaan pembayaran kupon atas Obligasi Berkelanjutan III dan Obligasi Berkelanjutan IV.

PEFINDO menilai langkah tersebut merupakan indikasi adanya tekanan likuiditas yang secara material memengaruhi kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban finansial tepat waktu.

Dalam sertifikat pemantauan khusus yang diterbitkan PEFINDO, penilaian dilakukan berdasarkan data perusahaan, laporan keuangan tidak diaudit per 30 Juni 2026, serta laporan keuangan audit per 31 Desember 2025.

Arti Peringkat idBB

PEFINDO menjelaskan bahwa peringkat idBB menunjukkan kualitas kredit berada di bawah kategori investment grade. Instrumen utang dengan peringkat ini dinilai memiliki kemampuan yang lebih rentan terhadap perubahan kondisi ekonomi, bisnis, maupun keuangan.

Dengan kata lain, apabila kondisi eksternal maupun internal perusahaan memburuk, kemampuan emiten dalam memenuhi kewajiban pembayaran pokok maupun bunga utang berpotensi terdampak secara signifikan.

Investor Menanti Hasil RUPO

Rencana penundaan pembayaran kupon akan dibahas melalui RUPO yang akan melibatkan para pemegang obligasi. Keputusan dalam rapat tersebut akan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan langkah restrukturisasi kewajiban Perseroan ke depan.

Perubahan peringkat ini juga menjadi sinyal yang perlu dicermati investor, mengingat penurunan rating umumnya mencerminkan meningkatnya risiko kredit suatu emiten. Pelaku pasar kini menantikan perkembangan proses RUPO serta strategi ADHI dalam memperbaiki kondisi likuiditas dan menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center

5 September 2026 - 09:34 WIB

PT Puradelta Lestari Tbk (IDX: DMAS)

ADHI Buka Suara Soal Merger dengan PTPP, Masih Tahap Kajian Awal di Bawah Danantara

4 September 2026 - 08:20 WIB

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI)

NexAI Digital Infrastruktur (MGLV) Ubah Jadwal RUPSLB dan RUPS Independen, Bahas Rights Issue hingga Akuisisi Anak Usaha

2 September 2026 - 20:44 WIB

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)

PKPU Adhi Commuter Properti Ditolak Pengadilan, ADCP Pastikan Operasional dan Obligasi Tetap Aman

2 September 2026 - 20:30 WIB

PT Adhi Commuter Properti Tbk (IDX: ADCP)

VKTR Gandeng Danantara dan BNBR, Jajaki Pendanaan Hingga Rp2 Triliun untuk Ekspansi Bus dan Truk Listrik

2 September 2026 - 08:30 WIB

VKTR, Danantara Investment Management, BNBR, bus listrik, kendaraan listrik
Trending di Bisnis