JAKARTA – PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) melakukan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 14 September 2026. Perubahan tersebut telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui keterbukaan informasi.
Dalam keterbukaan informasi, perseroan menyatakan RUPSLB menerima dan menyetujui pengunduran diri Jefri Junaedi dari jabatan Direktur Utama serta Samuel Eben Heizer T. dari posisi Direktur. Pengunduran diri keduanya berlaku efektif sejak penutupan RUPSLB.
Sebagai penggantinya, pemegang saham mengangkat Santoso Widjojo sebagai Direktur Utama dan Jehuda Ebenhaezer Winata sebagai Direktur. Masa jabatan keduanya berlaku sejak RUPSLB ditutup hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2026 yang akan diselenggarakan pada 2027.
Di jajaran Dewan Komisaris, RUPSLB juga menerima pengunduran diri Irwan Raharja yang sebelumnya menjabat Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, serta Muhamad Zidane Alfarizi yang menjabat Komisaris. Pengunduran diri keduanya efektif sejak penutupan RUPSLB.
Selanjutnya, RUPSLB mengangkat Handoyo Setiawan sebagai Komisaris Utama, Idrus Marham sebagai Komisaris, dan Erry Firmansyah sebagai Komisaris Independen. Ketiganya akan menjabat hingga penutupan RUPST tahun buku 2026 pada 2027.
Susunan Direksi dan Komisaris MKNT Terbaru
Setelah RUPSLB, susunan pengurus PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk menjadi sebagai berikut:
Direksi
- Direktur Utama: Santoso Widjojo
- Direktur: Jehuda Ebenhaezer Winata
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Handoyo Setiawan
- Komisaris: Idrus Marham
- Komisaris Independen: Erry Firmansyah
Perseroan menegaskan perubahan susunan pengurus tersebut tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi maupun kinerja keuangan, serta kelangsungan usaha perusahaan.
Keterbukaan informasi ini merupakan pelengkap atas pengumuman dan ringkasan risalah RUPSLB MKNT yang sebelumnya telah disampaikan kepada regulator pada 16 September 2026.












