Menu ✖

Mode Gelap
Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

Bisnis

Pendapatan Puradelta Lestari Melonjak 194% di Semester I 2026, Laba Bersih Tembus Rp1,19 Triliun

badge-check


					PT Puradelta Lestari Tbk (IDX: DMAS) Perbesar

PT Puradelta Lestari Tbk (IDX: DMAS)

JAKARTA – PT Puradelta Lestari Tbk (IDX: DMAS) membukukan lonjakan kinerja keuangan pada semester pertama 2026. Pengembang kawasan industri terpadu modern Kota Deltamas tersebut mencatat pendapatan usaha sebesar Rp1,80 triliun, meningkat 194% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp613,36 miliar.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Puradelta Lestari Tbk, Tondy Suwanto, mengatakan pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh tingginya pengakuan pendapatan dari penjualan lahan industri.

“Dibandingkan dengan pendapatan usaha di semester pertama tahun 2025 sebesar Rp613,36 miliar, pendapatan usaha tahun ini naik hampir tiga kali lipat,” ujar Tondy dalam keterangan resminya.

Penjualan Lahan Industri Jadi Motor Pertumbuhan

Segmen kawasan industri kembali menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan Perseroan dengan nilai mencapai Rp1,75 triliun.

Sementara itu, kontribusi dari segmen lainnya meliputi:

  • Hunian: Rp19,32 miliar
  • Komersial: Rp18,16 miliar
  • Sewa: Rp9,47 miliar
  • Hotel: Rp8,07 miliar

Menurut manajemen, permintaan dari sektor data center masih menjadi pendorong utama penjualan lahan industri sepanjang enam bulan pertama tahun ini.

“Sektor data center masih menjadi pelanggan utama yang berkontribusi terhadap penjualan lahan industri kami yang dicatatkan sebagai pendapatan Perseroan di paruh pertama tahun 2026,” kata Tondy.

Laba Bersih Melonjak 175%

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba kotor Perseroan meningkat signifikan menjadi Rp1,28 triliun, atau melonjak 197,22% dibandingkan semester pertama 2025 yang sebesar Rp429,65 miliar.

Marjin laba kotor juga tetap tinggi di level 70,81%, menunjukkan efisiensi operasional yang terjaga.

Di sisi profitabilitas, laba bersih DMAS mencapai Rp1,19 triliun, meningkat 175,34% dibandingkan Rp433,02 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Marjin laba bersih Perseroan tercatat sebesar 66,11%, mencerminkan kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan dari setiap pendapatan yang diperoleh.

Kas Melonjak Lebih dari Empat Kali Lipat

Dari sisi neraca, total aset Perseroan per 30 Juni 2026 meningkat menjadi Rp8,79 triliun, naik 23,43% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp7,12 triliun.

Peningkatan aset terutama berasal dari melonjaknya posisi kas dan setara kas yang mencapai Rp2,09 triliun, meningkat sekitar 453% dibandingkan posisi akhir tahun lalu yang sebesar Rp377 miliar.

Sementara itu:

  • Total liabilitas: Rp1,78 triliun
  • Total ekuitas: Rp7,01 triliun, naik sekitar 6,02% dibandingkan akhir 2025.

Tanpa Utang, DMAS Lanjutkan Pengembangan Kota Deltamas

Perseroan menegaskan tetap berada dalam kondisi keuangan yang sangat sehat karena tidak memiliki utang.

Dengan posisi kas yang kuat, DMAS akan melanjutkan pengembangan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern di timur Jakarta yang mengintegrasikan kawasan industri, komersial, dan hunian.

Manajemen optimistis pengembangan kawasan tersebut akan terus didukung oleh meningkatnya permintaan dari berbagai sektor industri, khususnya pusat data (data center), yang masih menjadi salah satu motor pertumbuhan investasi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 08:24 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

Avian Brands Catat Penjualan Rp6,9 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 16,7%

30 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)

BSDE Jual Lahan 16,6 Hektare di BSD City untuk Kembangkan Ekosistem KEK ETKI

29 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: BSDE)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun hingga Oktober 2027

29 Oktober 2026 - 08:13 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Naik 4,2% Jadi Rp45,2 Triliun

28 Oktober 2026 - 08:20 WIB

BCA
Trending di Bisnis