Lebih dari 20 penerbangan dari Singapura ke dan dari Hong Kong serta beberapa kota di selatan Cina dibatalkan pada akhir pekan ini ketika Topan Noul menerjang wilayah Guangdong, Cina, dan kawasan di sekitarnya.
Dilansir dari beritaharian.sg, sebanyak 13 penerbangan Cathay Pacific dan Singapore Airlines (SIA) antara Singapura dan Hong Kong dibatalkan pada 26 Juli, menurut halaman informasi penerbangan Bandara Changi. Penerbangan yang terdampak adalah:
-
Hong Kong ke Singapura: CX659, CX691, CX759, CX739, CX791, CX635, dan SQ899.
-
Singapura ke Hong Kong: CX714, CX710, CX658, CX652, CX734, dan CX716.
Sehari sebelumnya, maskapai penerbangan utama Hong Kong, Cathay Pacific, menyatakan bahwa penerbangan yang dijadwalkan tiba dan berangkat dari Bandara Internasional Hong Kong antara pukul 01.15 hingga 18.00 pada 26 Juli telah dibatalkan.
Selain itu, sebanyak delapan penerbangan antara Shenzhen dan Singapura—yang dilayani oleh Shenzhen Airlines, China Southern Airlines, dan SIA—juga dibatalkan pada 26 Juli. Penerbangan yang terdampak meliputi:
-
Shenzhen ke Singapura: ZH235, ZH239, ZH229, CZ8117, SQ857, dan SQ855.
-
Singapura ke Shenzhen: ZH236 dan ZH230.
Sebelumnya, SIA menyampaikan bahwa pihaknya telah membatalkan penerbangan SQ856 dari Singapura ke Shenzhen pada 25 Juli.
Dua penerbangan lainnya pada 25 Juli antara Bandara Changi dan Shenzhen yang dioperasikan oleh China Southern Airlines dan Shenzhen Airlines juga dibatalkan, sementara penerbangan ketiga mengalami penundaan (delay).
Menjawab pertanyaan dari The Straits Times, anak perusahaan SIA sekaligus maskapai berbiaya rendah, Scoot, menyatakan pada 25 Juli sore bahwa mereka telah membatalkan penerbangan TR128 (Singapura ke Shantou) dan TR129 (Shantou ke Singapura) pada tanggal tersebut.
Noul merupakan topan ketiga yang melanda Cina sepanjang bulan Juli ini dan telah memaksa lebih dari 340.000 warga di wilayah Guangdong untuk mengungsi.
Otoritas Hong Kong menaikkan peringatan badai ke Sinyal No. 9—tingkat tertinggi kedua—pada 26 Juli saat badai melintas dalam jarak 80 kilometer dari kota tersebut, sebelum menurunkannya kembali ke Sinyal No. 8 pada pukul 07.10 pagi.
Penerbangan diperkirakan akan beroperasi kembali secara bertahap setelah pukul 18.00 pada 26 Juli, tambah otoritas terkait.










