Menu ✖

Mode Gelap
Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

Bisnis

Amazon Tembus Valuasi US$3 Triliun, Pertumbuhan AI dan AWS Jadi Mesin Penggerak

badge-check


					Amazon Perbesar

Amazon

Raksasa teknologi Amazon.com Inc. berhasil melampaui valuasi pasar US$3 triliun setelah harga sahamnya melonjak menyusul laporan keuangan kuartal II 2026 yang jauh melampaui ekspektasi analis.

Pada perdagangan Senin (4/8), saham Amazon naik sekitar 5% hingga menyentuh level tertinggi dalam 52 minggu di US$287,20 per saham. Kenaikan tersebut semakin mengukuhkan posisi Amazon sebagai salah satu perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia.

Pendapatan Tumbuh 20 Persen

Amazon membukukan pendapatan sebesar US$200,6 miliar pada kuartal II 2026 atau meningkat 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kinerja tersebut didorong oleh pertumbuhan kuat di berbagai lini bisnis, terutama layanan komputasi awan atau cloud melalui Amazon Web Services (AWS).

AWS Catat Pertumbuhan Tercepat dalam Beberapa Tahun

Divisi AWS menjadi motor utama pertumbuhan Amazon. Pendapatan unit cloud tersebut melonjak 36,7% secara tahunan, menjadi laju pertumbuhan tercepat dalam 18 kuartal terakhir.

Saat ini, AWS memiliki estimasi pendapatan tahunan (annualized revenue run rate) sebesar US$169 miliar. Selain itu, nilai kontrak yang belum direalisasikan (backlog) juga meningkat menjadi US$496 miliar, menunjukkan tingginya permintaan layanan cloud dari berbagai pelanggan.

Analis Wall Street Menaikkan Target Harga

Sejumlah lembaga keuangan global langsung merevisi target harga saham Amazon setelah laporan keuangan dirilis.

Beberapa analis dari Morgan Stanley, RBC Capital, Roth Capital, hingga Telsey Advisory menaikkan proyeksi harga saham karena melihat pertumbuhan bisnis cloud dan monetisasi kecerdasan buatan (AI) semakin kuat.

Sementara itu, analis BNP Paribas mempertahankan pandangan positif dan memperkirakan AWS berpotensi memiliki valuasi tersendiri hingga US$1 triliun dalam jangka panjang.

Investasi Jumbo untuk Perkuat Ekosistem AI

Selain pertumbuhan bisnis cloud, Amazon juga mengumumkan komitmen investasi sebesar US$35 miliar untuk OpenAI.

Langkah ini mempertegas strategi Amazon dalam memperluas bisnis kecerdasan buatan generatif sekaligus memperkuat posisinya di tengah persaingan ketat industri AI global.

Investasi tersebut dipandang investor sebagai sinyal bahwa Amazon siap menggelontorkan modal besar demi mempertahankan pertumbuhan jangka panjang di sektor teknologi.

Saham Teknologi Lain Ikut Menguat

Kinerja impresif Amazon turut memberikan sentimen positif bagi saham perusahaan teknologi besar lainnya.

Saham Microsoft naik sekitar 5%, sedangkan induk Google, Alphabet, menguat sekitar 4,6% pada perdagangan yang sama.

Penguatan sektor teknologi mencerminkan optimisme investor bahwa investasi besar pada infrastruktur AI mulai menghasilkan pertumbuhan bisnis yang nyata, khususnya di sektor komputasi awan.

  • Amazon
  • AWS
  • Artificial Intelligence
  • OpenAI
  • Saham Teknologi
  • Cloud Computing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 08:24 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

Avian Brands Catat Penjualan Rp6,9 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 16,7%

30 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)

BSDE Jual Lahan 16,6 Hektare di BSD City untuk Kembangkan Ekosistem KEK ETKI

29 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: BSDE)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun hingga Oktober 2027

29 Oktober 2026 - 08:13 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Naik 4,2% Jadi Rp45,2 Triliun

28 Oktober 2026 - 08:20 WIB

BCA
Trending di Bisnis