Menu ✖

Mode Gelap
Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

Bisnis

Adhi Commuter Properti Jadwalkan RUPSLB pada 13 November 2026

badge-check


					PT Adhi Commuter Properti Tbk (IDX: ADCP) Perbesar

PT Adhi Commuter Properti Tbk (IDX: ADCP)

JAKARTA – PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, 13 November 2026 di Jakarta.

Informasi tersebut disampaikan perseroan melalui pengumuman tertanggal 7 Oktober 2026. Pemanggilan resmi RUPSLB akan dilakukan dengan memasang iklan pada situs web penyedia e-RUPS dan situs web bursa efek pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Pelaksanaan RUPSLB tersebut mengacu pada ketentuan Anggaran Dasar Perseroan serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.

Batas Pencatatan Pemegang Saham

Pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam RUPSLB adalah pemegang saham ADCP yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan atau tercatat dalam saldo rekening efek pada penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Adapun batas pencatatan pemegang saham ditetapkan pada Rabu, 21 Oktober 2026 sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Perseroan juga memberikan kesempatan kepada pemegang saham untuk mengusulkan mata acara RUPSLB dengan memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.

Usulan mata acara harus diajukan secara tertulis kepada Direksi oleh satu atau lebih pemegang saham yang mewakili sedikitnya 1/20 atau 5 persen dari jumlah seluruh saham dengan hak suara.

Usulan tersebut juga harus sudah diterima Direksi perseroan paling lambat tujuh hari sebelum tanggal pemanggilan RUPSLB.

Selain itu, usulan mata acara wajib dilakukan dengan itikad baik dan mempertimbangkan kepentingan perseroan. Pemegang saham juga harus menyertakan alasan serta bahan usulan mata acara dan memastikan usulan tersebut tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan maupun Anggaran Dasar Perseroan.

Gunakan Fasilitas eASY.KSEI

Dalam penyelenggaraan RUPSLB, ADCP mengimbau pemegang saham untuk memanfaatkan fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI).

Fasilitas tersebut menyediakan mekanisme pemberian kuasa secara elektronik atau e-Proxy bagi pemegang saham yang berhak hadir dalam rapat.

Pemberian kuasa melalui e-Proxy dapat dilakukan sejak tanggal pemanggilan RUPSLB hingga satu hari kerja sebelum rapat digelar. Batas akhir penggunaan fasilitas tersebut adalah Kamis, 12 November 2026.

Sementara itu, mata acara RUPSLB akan diketahui secara resmi melalui pemanggilan rapat yang dijadwalkan diumumkan pada 22 Oktober 2026.

Dengan demikian, agenda RUPSLB ADCP pada November mendatang masih menunggu pemanggilan resmi perseroan. Pemegang saham perlu mencermati pengumuman tersebut untuk mengetahui agenda yang akan dibahas serta keputusan yang akan dimintakan persetujuan dalam rapat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 08:24 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

Avian Brands Catat Penjualan Rp6,9 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 16,7%

30 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)

BSDE Jual Lahan 16,6 Hektare di BSD City untuk Kembangkan Ekosistem KEK ETKI

29 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: BSDE)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun hingga Oktober 2027

29 Oktober 2026 - 08:13 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Naik 4,2% Jadi Rp45,2 Triliun

28 Oktober 2026 - 08:20 WIB

BCA
Trending di Bisnis