JAKARTA – PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) mengajukan permohonan perpanjangan waktu kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memberikan tanggapan atas surat klarifikasi bursa terkait keterbukaan informasi penjualan kapal tunda (tug boat) QAL Ranger.
Dalam surat tertanggal 21 September 2026, Perseroan menyampaikan baru menerima surat BEI Nomor S-12123/BEI.PP3/09-2026 melalui portal BEI pada Senin (21/9/2026). Karena itu, CANI meminta tambahan waktu hingga Kamis, 24 September 2026, guna mengumpulkan data dan mengoordinasikan jawaban secara internal.
Meski meminta perpanjangan waktu, Perseroan telah memberikan penjelasan atas beberapa pertanyaan yang diajukan BEI.
CANI Klarifikasi Perhitungan Nilai Transaksi QAL Ranger
Salah satu pertanyaan BEI berkaitan dengan persentase nilai transaksi penjualan Tug Boat QAL Ranger yang diumumkan melalui keterbukaan informasi pada 7 September 2026.
Dalam keterbukaan tersebut, nilai penjualan kapal tercatat sebesar US$508.791 dan disebut setara 7,11% dari total aset Perseroan. Namun, BEI menghitung nilai transaksi tersebut hanya sekitar 6,45% jika menggunakan total aset Perseroan per 31 Desember 2025 sebesar US$7.892.291.
Menanggapi hal itu, CANI menegaskan bahwa perhitungan 7,11% merupakan angka yang digunakan Perseroan karena mengacu pada Laporan Keuangan Interim per 31 Maret 2026, yang merupakan laporan keuangan interim terakhir sebelum tanggal keterbukaan informasi.
Menurut Perseroan, total aset berdasarkan laporan keuangan interim tersebut sebesar US$7.160.045, sehingga nilai transaksi penjualan QAL Ranger setara 7,11% dari total aset.
Informasi PT Lestari Lautan Mulia Disampaikan ke BEI
Selain meminta klarifikasi mengenai transaksi penjualan kapal, BEI juga meminta informasi mengenai PT Lestari Lautan Mulia (LLM) sebagai pihak pembeli.
Dalam tanggapannya, CANI menyampaikan rincian informasi yang dimiliki Perseroan, antara lain:
Tanggapan Lengkap Akan Disampaikan Secara Rahasia
Perseroan menyatakan jawaban atas pertanyaan BEI lainnya akan disampaikan paling lambat 24 September 2026.
CANI juga menjelaskan bahwa tanggapan lengkap tersebut akan dikirim menggunakan mekanisme non-publish (Form E074) sehingga tidak dipublikasikan kepada publik.
Menurut Perseroan, langkah tersebut ditempuh karena materi dalam surat menyangkut pihak di luar Perseroan, yakni pembeli kapal, sehingga informasi yang disampaikan dikhawatirkan berpotensi merugikan pihak lain apabila dipublikasikan.












