Menu ✖

Mode Gelap
Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

Bisnis

PGN Kantongi Pasokan Gas 5,45 BBTUD dari WK Tungkal hingga 2034, Perkuat Ketahanan Energi Domestik

badge-check


					PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (BEI: PGAS) Perbesar

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (BEI: PGAS)

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (BEI: PGAS) memperkuat pasokan gas bumi nasional melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan Mont D’Or Oil Tungkal Limited (MOTL) dari Wilayah Kerja (WK) Tungkal di Jambi.

Melalui kerja sama tersebut, PGN memperoleh alokasi pasokan gas sebesar 5,45 miliar British Thermal Unit per hari (BBTUD) untuk periode 2026 hingga 2034. Setelah periode tersebut, volume pasokan akan mengalami penurunan secara bertahap (ramping down) hingga tahun 2040.

Penandatanganan PJBG dilakukan pada 31 Agustus 2026 oleh Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham dan General Manager Mont D’Or Hendra Jaya, serta disaksikan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto.

Aldiansyah mengatakan tambahan pasokan gas dari WK Tungkal menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi domestik yang andal dan berkelanjutan.

“Kerja sama ini merupakan langkah penting dan strategis dalam upaya memperkuat pemanfaatan gas bumi nasional sebagai energi yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Aldiansyah.

Jaga Keandalan Pasokan Gas ke Pelanggan

PGN menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), SKK Migas, serta seluruh pemangku kepentingan atas dukungan dalam penyediaan tambahan pasokan gas bumi untuk kebutuhan domestik.

Menurut PGN, PJBG ini memberikan kepastian penyerapan produksi gas dari WK Tungkal sekaligus memperkuat keandalan penyaluran gas kepada pelanggan di berbagai sektor.

Lokasi WK Tungkal yang berada di wilayah Sumatera Bagian Tengah juga dinilai strategis karena dapat diintegrasikan dengan jaringan infrastruktur gas PGN yang telah beroperasi di Pulau Sumatera.

Integrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan fleksibilitas distribusi gas bumi sekaligus memperkuat ketahanan pasokan di wilayah Sumatera.

Dukung Industri hingga Rumah Tangga

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pasokan gas bumi melalui integrasi berbagai sumber energi, baik gas pipa maupun gas alam cair (LNG).

Strategi tersebut dilakukan untuk memastikan keberlanjutan layanan gas bumi bagi pelanggan dari berbagai segmen, mulai dari sektor industri, komersial, usaha kecil dan menengah, hingga rumah tangga.

PGN juga berharap kerja sama dengan Mont D’Or tidak berhenti pada pasokan gas dari WK Tungkal, tetapi dapat berkembang melalui berbagai kolaborasi strategis lainnya di sektor gas bumi.

“Kami berharap kolaborasi antara SKK Migas, produsen gas terutama Mont D’Or, dan PGN tidak hanya pada pasokan WK Tungkal saja, namun melalui kerja sama strategis lainnya. Kami optimistis kerja sama ini akan memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan industri dan perekonomian nasional,” tutup Aldiansyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 08:24 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

Avian Brands Catat Penjualan Rp6,9 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 16,7%

30 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)

BSDE Jual Lahan 16,6 Hektare di BSD City untuk Kembangkan Ekosistem KEK ETKI

29 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: BSDE)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun hingga Oktober 2027

29 Oktober 2026 - 08:13 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Naik 4,2% Jadi Rp45,2 Triliun

28 Oktober 2026 - 08:20 WIB

BCA
Trending di Bisnis