PT PP Properti Tbk (BEI: PPRO) resmi menghadirkan layanan Transjakarta di kawasan Grand Kamala Lagoon (GKL), Bekasi, sebagai langkah memperkuat konektivitas transportasi publik sekaligus meningkatkan nilai kawasan hunian dan komersial yang dikembangkan perseroan.
Peresmian Halte Transjakarta di Grand Kamala Lagoon dilakukan pada 28 Agustus 2026 dan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Managing Director PPRO Daniel Moeis bersama General Manager Grand Kamala Lagoon Rico Akbar serta General Manager Lagoon Avenue Mall Bekasi Rika Rachmawati.
Halte tersebut menjadi titik layanan baru untuk Transjakarta rute B25 Bekasi–Dukuh Atas, yang berlokasi di area Lagoon Avenue Mall, Grand Kamala Lagoon.
Layanan Transjakarta B25 beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB dengan interval kedatangan bus sekitar 10–15 menit. Penumpang juga dikenakan tarif reguler bus subsidi Transjakarta sebesar Rp3.500.
Managing Director PPRO Daniel Moeis mengatakan kehadiran halte ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun kawasan yang tidak hanya menawarkan hunian, tetapi juga mendukung mobilitas masyarakat.
“Bagi kami, aksesibilitas merupakan salah satu elemen penting dalam membangun kawasan yang memiliki nilai jangka panjang. Kehadiran layanan Transjakarta di Grand Kamala Lagoon semakin memperluas pilihan transportasi bagi penghuni dan masyarakat untuk menjangkau berbagai pusat aktivitas di Bekasi maupun Jakarta,” ujar Daniel Moeis.
Menurut Daniel, pengembangan akses transportasi publik juga sejalan dengan strategi PPRO untuk menjadikan Grand Kamala Lagoon sebagai kawasan yang terintegrasi, terkoneksi, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat perkotaan.
Terhubung ke Tol, LRT, dan Stasiun Bekasi
Rute B25 menghubungkan Bekasi dengan kawasan Dukuh Atas melalui sejumlah titik penting, termasuk Bekasi Barat, pusat aktivitas di Kota Bekasi, Grand Kamala Lagoon, kemudian melanjutkan perjalanan melalui akses tol menuju Pedati, Prumpung, hingga Dukuh Atas di Jakarta Pusat.
Sementara perjalanan arah Bekasi juga melintasi sejumlah titik seperti Grand Kota Bintang, Mega Bekasi, dan Simpang Pekayon.
Selain dilayani Transjakarta, Grand Kamala Lagoon juga memiliki akses multimoda yang dinilai strategis. Kawasan ini hanya berjarak sekitar 300 meter dari Gerbang Tol Bekasi Barat, serta memiliki akses menuju Stasiun Bekasi dan Stasiun LRT Bekasi Barat.
Kawasan tersebut juga terkoneksi dengan sejumlah ruas tol utama, seperti Becakayu, Jakarta–Cikampek, dan Jakarta Outer Ring Road (JORR), sehingga memudahkan mobilitas menuju berbagai wilayah di Bekasi, Jakarta, hingga kawasan penyangga lainnya.
Dorong Aktivitas Kawasan dan Nilai Properti
PPRO menilai penambahan fasilitas transportasi publik akan memberikan nilai tambah bagi Grand Kamala Lagoon dan Lagoon Avenue Mall Bekasi, baik dari sisi kenyamanan penghuni maupun aktivitas komersial kawasan.
“PPRO berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kawasan yang kami kembangkan. Nilai sebuah produk tidak hanya ditentukan oleh bangunan dan fasilitas, tetapi juga manfaat yang dapat dirasakan penghuni dan masyarakat sekitar,” kata Daniel.
Ia menambahkan, keberadaan Halte Transjakarta diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, mendorong aktivitas ekonomi di kawasan, sekaligus memperkuat ekosistem Grand Kamala Lagoon sebagai kawasan terpadu di Bekasi.
Ke depan, PPRO menyatakan akan terus mengembangkan kualitas kawasan melalui berbagai inisiatif yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, dengan fokus pada konektivitas, integrasi, dan penciptaan nilai jangka panjang bagi penghuni maupun investor.












