Menu ✖

Mode Gelap
Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

Bisnis

Liabilitas Alamtri Resources Indonesia Melonjak 48 Persen di Semester I 2026, Dipicu Sewa Baru dan Pembiayaan Smelter Aluminium

badge-check


					PT Alamtri Resources Indonesia Tbk Perbesar

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk menjelaskan lonjakan total liabilitas dalam laporan keuangan konsolidasian interim Semester I 2026 setelah terjadi kenaikan lebih dari 20 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2025. Penjelasan tersebut disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai bentuk pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi.

Berdasarkan laporan perusahaan, total liabilitas meningkat US$864 juta atau 48 persen, dari US$1,813 miliar pada 31 Desember 2025 menjadi US$2,677 miliar per 30 Juni 2026.

Perseroan menyebut kenaikan tersebut terutama berasal dari peningkatan liabilitas sewa dan utang bank yang digunakan untuk mendukung pengembangan proyek smelter aluminium.

Liabilitas Sewa Melonjak Hampir Sembilan Kali Lipat

Alamtri mencatat kenaikan paling besar pada pos liabilitas sewa, yang melonjak US$680 juta atau sekitar 892 persen.

Nilai liabilitas sewa naik dari US$76 juta pada akhir 2025 menjadi US$756 juta pada Semester I 2026. Perseroan menjelaskan kenaikan ini dipicu oleh penandatanganan perjanjian sewa baru yang mencakup bangunan dan berbagai peralatan operasional.

Selain itu, utang bank juga meningkat signifikan sebesar US$438 juta atau 59 persen, dari US$745 juta menjadi US$1,183 miliar.

Tambahan pinjaman tersebut berasal dari penarikan fasilitas kredit yang digunakan untuk membiayai pembangunan proyek smelter aluminium.

Total Aset Tumbuh Jadi US$7,8 Miliar

Seiring meningkatnya liabilitas, total aset Alamtri juga mengalami pertumbuhan. Hingga akhir Juni 2026, total aset tercatat US$7,805 miliar, naik US$988 juta atau 14 persen dibandingkan posisi akhir 2025 yang sebesar US$6,817 miliar.

Peningkatan aset didorong oleh bertambahnya nilai aset tetap dan persediaan.

Aset tetap naik US$623 juta atau 26 persen, dari US$2,361 miliar menjadi US$2,984 miliar. Kenaikan tersebut terutama berasal dari peningkatan aset hak guna yang berkaitan dengan perjanjian sewa baru.

Sementara itu, nilai persediaan melonjak US$389 juta atau 336 persen, dari US$116 juta menjadi US$505 juta. Perseroan menyebut peningkatan ini terutama berasal dari bertambahnya persediaan aluminium ingot.

Manajemen Optimistis Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

Manajemen Alamtri menilai perubahan pada posisi liabilitas dan aset tersebut sejalan dengan perkembangan operasional perusahaan serta kondisi pasar saat ini.

Perseroan juga berpandangan bahwa investasi melalui penambahan aset, pembiayaan proyek smelter aluminium, dan peningkatan kapasitas operasional akan memberikan dampak positif terhadap prospek pertumbuhan bisnis di masa mendatang.

Penjelasan ini disampaikan sesuai ketentuan Peraturan Nomor I-E BEI mengenai kewajiban penyampaian informasi atas perubahan material dalam laporan keuangan perusahaan tercatat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 08:24 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

Avian Brands Catat Penjualan Rp6,9 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 16,7%

30 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)

BSDE Jual Lahan 16,6 Hektare di BSD City untuk Kembangkan Ekosistem KEK ETKI

29 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: BSDE)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun hingga Oktober 2027

29 Oktober 2026 - 08:13 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Naik 4,2% Jadi Rp45,2 Triliun

28 Oktober 2026 - 08:20 WIB

BCA
Trending di Bisnis