Menu

Mode Gelap
Cipta Selera Murni (CSMI) Buka Suara soal Kinerja dan Volatilitas Saham, Ungkap Strategi Ekspansi NWS Chicken Bank Aladin Syariah (BANK) Buka Suara Soal Lonjakan Pergerakan Saham, Tegaskan Tak Ada Informasi Material Metrodata (MTDL) Percepat Adopsi Agentic AI, Bidik AI Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Perseroan HABCO Tambah Modal Rp320 Miliar Lewat PMTHMETD, Siapkan Dana untuk Armada Kapal dan Bayar Utang Bank Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK

Bisnis

ARKO Ekspansi Besar ke PLTS, Arkora Teken Tiga Perjanjian Proyek Surya Berkapasitas Total 34 MWp

badge-check


					PT Arkora Hydro Tbk (IDX: ARKO) Perbesar

PT Arkora Hydro Tbk (IDX: ARKO)

JAKARTA – PT Arkora Hydro Tbk (IDX: ARKO) memperluas bisnis energi terbarukannya dengan masuk lebih agresif ke segmen Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Melalui anak usahanya, PT Endorshine Energi Matahari (EEM), Perseroan menandatangani tiga perjanjian sewa operasional proyek PLTS yang dilengkapi sistem penyimpanan energi baterai atau Battery Energy Storage System (BESS).

Informasi tersebut disampaikan ARKO dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia pada 26 Agustus 2026. Perjanjian ditandatangani pada 25 Agustus 2026, sementara salinan dokumen baru diterima Perseroan sehari kemudian.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Arkora untuk mendiversifikasi portofolio pembangkit listrik yang selama ini didominasi pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Total Kapasitas PLTS Mencapai 34 MWp

Tiga proyek PLTS tersebut akan dibangun bersama perusahaan yang beroperasi di kawasan industri dan pariwisata Batam-Bintan.

Rinciannya sebagai berikut:

  • PT Batamindo Investment Cakrawala dengan kapasitas 11,5 MWp, dilengkapi BESS 11,4 MWh.
  • PT Bintan Inti Industrial Estate dengan kapasitas 12,5 MWp, dilengkapi BESS 5,6 MWh.
  • PT Bintan Resort Cakrawala dengan kapasitas 10 MWp, dilengkapi BESS 11,3 MWh.

Secara keseluruhan, proyek tersebut memiliki kapasitas pembangkit surya sebesar 34 MWp dengan kapasitas penyimpanan energi baterai mencapai 28,3 MWh.

Strategi Diversifikasi Bisnis Energi Terbarukan

Manajemen ARKO menyebut penandatanganan tiga perjanjian ini merupakan langkah strategis untuk memperluas portofolio pembangkit listrik Perseroan ke sektor energi surya.

Selain menambah kapasitas pembangkit energi terbarukan, proyek-proyek tersebut juga memperkuat posisi Arkora dalam pengembangan PLTS yang terintegrasi dengan teknologi penyimpanan energi.

Kehadiran Battery Energy Storage System (BESS) dinilai penting untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik dari pembangkit tenaga surya yang bergantung pada intensitas sinar matahari.

Perkuat Posisi ARKO di Energi Bersih

Arkora Hydro selama ini dikenal sebagai pengembang pembangkit listrik berbasis tenaga air. Masuknya proyek PLTS dengan BESS menunjukkan upaya Perseroan memperluas sumber pendapatan dari berbagai jenis energi baru dan terbarukan.

Melalui ekspansi ini, ARKO tidak hanya menambah kapasitas proyek energi bersih, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang mengembangkan pembangkit listrik terbarukan dengan teknologi penyimpanan energi untuk mendukung kebutuhan kawasan industri dan pariwisata.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, Perseroan menyatakan penandatanganan perjanjian menjadi langkah strategis yang akan memperkuat pengembangan bisnis energi terbarukan di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Metrodata (MTDL) Percepat Adopsi Agentic AI, Bidik AI Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Perseroan

6 September 2026 - 19:29 WIB

PT Metrodata Electronics Tbk (IDX: MTDL)

DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center

5 September 2026 - 09:34 WIB

PT Puradelta Lestari Tbk (IDX: DMAS)

ADHI Buka Suara Soal Merger dengan PTPP, Masih Tahap Kajian Awal di Bawah Danantara

4 September 2026 - 08:20 WIB

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI)

NexAI Digital Infrastruktur (MGLV) Ubah Jadwal RUPSLB dan RUPS Independen, Bahas Rights Issue hingga Akuisisi Anak Usaha

2 September 2026 - 20:44 WIB

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)

PKPU Adhi Commuter Properti Ditolak Pengadilan, ADCP Pastikan Operasional dan Obligasi Tetap Aman

2 September 2026 - 20:30 WIB

PT Adhi Commuter Properti Tbk (IDX: ADCP)
Trending di Bisnis