JAKARTA – PT Arkora Hydro Tbk (IDX: ARKO) memperluas bisnis energi terbarukannya dengan masuk lebih agresif ke segmen Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Melalui anak usahanya, PT Endorshine Energi Matahari (EEM), Perseroan menandatangani tiga perjanjian sewa operasional proyek PLTS yang dilengkapi sistem penyimpanan energi baterai atau Battery Energy Storage System (BESS).
Informasi tersebut disampaikan ARKO dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia pada 26 Agustus 2026. Perjanjian ditandatangani pada 25 Agustus 2026, sementara salinan dokumen baru diterima Perseroan sehari kemudian.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Arkora untuk mendiversifikasi portofolio pembangkit listrik yang selama ini didominasi pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Total Kapasitas PLTS Mencapai 34 MWp
Tiga proyek PLTS tersebut akan dibangun bersama perusahaan yang beroperasi di kawasan industri dan pariwisata Batam-Bintan.
Rinciannya sebagai berikut:
- PT Batamindo Investment Cakrawala dengan kapasitas 11,5 MWp, dilengkapi BESS 11,4 MWh.
- PT Bintan Inti Industrial Estate dengan kapasitas 12,5 MWp, dilengkapi BESS 5,6 MWh.
- PT Bintan Resort Cakrawala dengan kapasitas 10 MWp, dilengkapi BESS 11,3 MWh.
Secara keseluruhan, proyek tersebut memiliki kapasitas pembangkit surya sebesar 34 MWp dengan kapasitas penyimpanan energi baterai mencapai 28,3 MWh.
Strategi Diversifikasi Bisnis Energi Terbarukan
Manajemen ARKO menyebut penandatanganan tiga perjanjian ini merupakan langkah strategis untuk memperluas portofolio pembangkit listrik Perseroan ke sektor energi surya.
Selain menambah kapasitas pembangkit energi terbarukan, proyek-proyek tersebut juga memperkuat posisi Arkora dalam pengembangan PLTS yang terintegrasi dengan teknologi penyimpanan energi.
Kehadiran Battery Energy Storage System (BESS) dinilai penting untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik dari pembangkit tenaga surya yang bergantung pada intensitas sinar matahari.
Perkuat Posisi ARKO di Energi Bersih
Arkora Hydro selama ini dikenal sebagai pengembang pembangkit listrik berbasis tenaga air. Masuknya proyek PLTS dengan BESS menunjukkan upaya Perseroan memperluas sumber pendapatan dari berbagai jenis energi baru dan terbarukan.
Melalui ekspansi ini, ARKO tidak hanya menambah kapasitas proyek energi bersih, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang mengembangkan pembangkit listrik terbarukan dengan teknologi penyimpanan energi untuk mendukung kebutuhan kawasan industri dan pariwisata.
Dalam keterbukaan informasi tersebut, Perseroan menyatakan penandatanganan perjanjian menjadi langkah strategis yang akan memperkuat pengembangan bisnis energi terbarukan di masa mendatang.












