Menu ✖

Mode Gelap
Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

Saham

HABCO Tambah Modal Rp320 Miliar Lewat PMTHMETD, Siapkan Dana untuk Armada Kapal dan Bayar Utang Bank

badge-check


					PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) Perbesar

PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)

JAKARTA – PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) resmi menyelesaikan aksi korporasi berupa Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan sebanyak 640 juta saham baru. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi bisnis perusahaan di sektor pelayaran.

Pelaksanaan PMTHMETD tersebut mengacu pada persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 21 Agustus 2026. Selain itu, perseroan juga telah mengantongi persetujuan pencatatan saham dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat tertanggal 2 September 2026.

Dalam aksi korporasi ini, Habco Trans Maritima menerbitkan 640 juta saham baru dengan nilai nominal Rp50 per saham dan harga pelaksanaan Rp500 per saham. Seluruh saham baru tersebut diambil oleh PT Multi Sarana Nasional sebagai pihak yang melakukan penyetoran modal.

Dengan harga pelaksanaan Rp500 per saham, perseroan berpotensi memperoleh dana segar sekitar Rp320 miliar sebelum dikurangi biaya pelaksanaan PMTHMETD.

Pasca penerbitan saham baru tersebut, jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan meningkat dari 8,68 miliar saham menjadi 9,32 miliar saham.

Perubahan struktur kepemilikan saham juga terjadi setelah PMTHMETD. Porsi kepemilikan PT Multi Sarana Nasional meningkat dari sekitar 20,11% menjadi 25,59%, sementara kepemilikan PT Habco Primatama sebagai pemegang saham utama turun secara proporsional dari 66,34% menjadi 61,79%.

Meski demikian, perseroan menegaskan bahwa aksi korporasi tersebut tidak mengubah pengendali perusahaan. PT Habco Primatama tetap menjadi pemegang saham pengendali setelah pelaksanaan PMTHMETD.

Sementara itu, pemegang saham publik dan pemegang saham lainnya mengalami efek dilusi kepemilikan. Perseroan memperkirakan tingkat dilusi yang terjadi mencapai sekitar 6,87%.

Manajemen menjelaskan bahwa seluruh dana hasil PMTHMETD, setelah dikurangi biaya-biaya yang terkait dengan aksi korporasi tersebut, akan digunakan untuk kebutuhan belanja modal dan penguatan struktur keuangan perusahaan.

Dana tersebut akan dialokasikan untuk penambahan aset berupa armada kapal baru guna mendukung operasional bisnis pelayaran perseroan. Selain itu, sebagian dana juga dapat digunakan untuk pembayaran pinjaman bank, sehingga diharapkan dapat memperbaiki posisi keuangan dan meningkatkan fleksibilitas pendanaan perusahaan ke depan.

Langkah penguatan modal ini dinilai sejalan dengan strategi Habco Trans Maritima dalam meningkatkan kapasitas operasional sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan di sektor transportasi dan logistik maritim nasional yang terus berkembang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham

5 November 2026 - 11:15 WIB

PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)

BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026

4 November 2026 - 08:20 WIB

Bursa Efek Indonesia

Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham

30 Oktober 2026 - 08:31 WIB

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU

EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

30 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC)
Trending di Saham