JAKARTA – PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) resmi menyelesaikan akuisisi 100 persen saham PT Endorshine Energy Solution (EES) melalui dua anak usahanya, PT Arkora Tenaga Matahari (ATM) dan PT Arjuna Hidro (AJ). Langkah ini memperkuat ekspansi ARKO di sektor pembangkit listrik berbasis energi baru dan terbarukan (EBT).
Perseroan mengungkapkan transaksi akuisisi tersebut efektif berlaku setelah memperoleh Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dari Menteri Hukum Republik Indonesia yang diterima pada 24 Agustus 2026.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), ARKO menjelaskan bahwa akuisisi dilakukan berdasarkan tiga Akta Jual Beli Saham yang ditandatangani pada 12 Agustus 2026 di hadapan Notaris Stephani Dwi Sari, S.H., M.Kn., di Jakarta Timur.
“Dengan telah dikeluarkannya Surat Penerimaan Pemberitahuan Menteri Hukum tersebut, maka pelaksanaan transaksi telah efektif dilaksanakan,” tulis manajemen PT Arkora Hydro Tbk dalam keterbukaan informasi.
Kepemilikan EES Beralih ke Anak Usaha ARKO
Setelah transaksi dinyatakan efektif, komposisi kepemilikan saham PT Endorshine Energy Solution berubah sepenuhnya menjadi milik anak usaha ARKO.
PT Arkora Tenaga Matahari kini menguasai 99,99 persen saham EES, sedangkan PT Arjuna Hidro memiliki 0,01 persen saham. Dengan struktur tersebut, PT Endorshine Energy Solution resmi menjadi anak perusahaan yang dikendalikan secara tidak langsung oleh PT Arkora Hydro Tbk.
Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas pengembangan bisnis energi terbarukan, khususnya pada proyek-proyek pembangkitan listrik berbasis sumber energi bersih.
Persetujuan Kementerian Hukum Jadi Penanda Efektivitas Transaksi
ARKO menyampaikan bahwa perubahan kepemilikan saham EES telah diberitahukan kepada Menteri Hukum Republik Indonesia dan memperoleh Surat Penerimaan Pemberitahuan Data Perseroan Nomor AHU-AH.01.09-0393673 tertanggal 22 Agustus 2026.
Dokumen tersebut diterima perseroan pada 24 Agustus 2026, sehingga menjadi dasar efektifnya pelaksanaan transaksi akuisisi.
Operasional Perseroan Tetap Berjalan Normal
Dalam laporan informasi atau fakta material, ARKO tidak menyampaikan adanya dampak negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan akibat transaksi tersebut.
Sebaliknya, akuisisi ini diharapkan menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperkuat portofolio bisnis energi baru dan terbarukan melalui penambahan entitas usaha yang berada di bawah kendali grup Arkora Hydro.












