Menu ✖

Mode Gelap
Grafiti Pers Laporkan Perubahan Kepemilikan Saham Tempo, Porsi Hak Suara Turun Jadi 12,24 Persen BEI Gelar CMSE 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 32,7 Juta SID BEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham, Status Pengendali dan Afiliasi Kini Terungkap Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

Bisnis

ANTAM Luncurkan Emas Kemerdekaan 3D, Usung Karapan Sapi dan Gunung Bromo

badge-check


					Produk Tematik Edisi Kemerdekaan 2026 Perbesar

Produk Tematik Edisi Kemerdekaan 2026

JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menghadirkan inovasi baru di pasar logam mulia melalui Produk Tematik Edisi Kemerdekaan 2026. Untuk pertama kalinya, ANTAM mengembangkan emas batangan dan koin perak bertema kemerdekaan dengan teknologi relief tiga dimensi.

Produk edisi terbatas tersebut terdiri dari Emas Batangan Karapan Sapi 17 gram serta Koin Perak Gunung Bromo 1 troy ounce atau sekitar 31,103 gram. Keduanya dirancang tidak hanya sebagai produk logam mulia, tetapi juga membawa narasi budaya dan kekayaan alam Indonesia.

Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial ANTAM, Handi Sutanto, mengatakan inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat posisi di industri logam mulia melalui pengembangan produk bernilai tambah.

Teknologi relief tiga dimensi dengan kedalaman hingga 0,5 milimeter diterapkan untuk memberikan detail visual sekaligus memperkuat karakter eksklusif produk. Menurut ANTAM, pengembangan tersebut menunjukkan kemampuan manufaktur perusahaan dalam menggabungkan aspek desain, budaya lokal, kualitas produk, dan prinsip keberlanjutan.

Karapan Sapi Jadi Simbol Semangat Kemerdekaan

Emas Batangan Karapan Sapi mengambil inspirasi dari tradisi khas Madura. Desain tersebut merepresentasikan nilai keberanian, ketangkasan, disiplin, dan semangat untuk terus bergerak maju.

Pemilihan bobot 17 gram juga memiliki makna khusus. Angka tersebut merepresentasikan tanggal 17 Agustus, hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Produk emas tersebut menggunakan material Fine Gold 999.9 dan dilengkapi sejumlah fitur keamanan, termasuk relief tiga dimensi serta elemen identitas ANTAM. Setiap produk juga memiliki nomor seri sebagai identitas.

Sementara itu, Koin Perak Gunung Bromo mengangkat salah satu lanskap alam Indonesia yang ikonik. Gunung Bromo dipilih sebagai simbol ketangguhan sekaligus harmoni di tengah keberagaman Nusantara.

Koin dengan bobot 1 troy ounce tersebut dibuat menggunakan Fine Silver 999.5. Fitur keamanannya mencakup relief tiga dimensi, efek warna pelangi atau rainbow effect, micro graphic, micro text, QR code, serta nomor seri.

Bukan Sekadar Produk Investasi

Peluncuran produk tematik ini menunjukkan strategi ANTAM untuk memperluas portofolio logam mulia dengan menggabungkan nilai investasi dan unsur emosional melalui cerita budaya Indonesia.

Bagi konsumen, produk seperti ini memiliki karakter berbeda dibandingkan emas batangan reguler. Selain mempertimbangkan kandungan logam mulia, aspek desain, kelangkaan, tema, serta nilai koleksi berpotensi menjadi bagian dari pertimbangan pembelian.

ANTAM juga memberikan kemasan khusus untuk kedua produk. Produk dikemas dalam kondisi tersegel dan dilengkapi sertifikat keaslian, pouch eksklusif, serta booklet yang menjelaskan filosofi dan cerita di balik desain.

Strategi pengembangan produk tematik tersebut sekaligus membuka ruang bagi perusahaan untuk menciptakan segmen pasar yang lebih luas, terutama konsumen yang melihat logam mulia bukan hanya sebagai instrumen penyimpan nilai, tetapi juga sebagai produk koleksi dan representasi identitas budaya.

Diperkuat Prinsip ESG

Dari sisi keberlanjutan, ANTAM menyatakan pengembangan produk tersebut tetap memperhatikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Perusahaan menyebut rantai pasok yang digunakan mengacu pada standar London Bullion Market Association (LBMA). Penerapan standar tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga aspek keberlanjutan sekaligus memastikan produk logam mulia berasal dari rantai pasok yang bertanggung jawab.

Produk Tematik Edisi Kemerdekaan 2026 mulai tersedia sejak 7 Agustus 2026 melalui kanal penjualan resmi ANTAM.

Kehadiran emas dan perak edisi khusus tersebut memperlihatkan bagaimana industri logam mulia mulai bergerak melampaui fungsi investasi semata. Dengan memadukan teknologi manufaktur, desain, budaya, dan narasi nasionalisme, ANTAM mencoba memberikan nilai tambah pada produk yang secara fundamental tetap berbasis komoditas logam mulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 08:24 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

Avian Brands Catat Penjualan Rp6,9 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 16,7%

30 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)

BSDE Jual Lahan 16,6 Hektare di BSD City untuk Kembangkan Ekosistem KEK ETKI

29 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: BSDE)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun hingga Oktober 2027

29 Oktober 2026 - 08:13 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Naik 4,2% Jadi Rp45,2 Triliun

28 Oktober 2026 - 08:20 WIB

BCA
Trending di Bisnis