Menu

Mode Gelap
Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK Chainlink Ungkap Nilai Aset Dunia Nyata di Blockchain Tembus US$340 Miliar, Tokenisasi Diprediksi Melonjak Hingga US$4 Triliun Michael Saylor Tegaskan Warga Amerika Bebas Promosikan Bitcoin Tanpa Lisensi, Ini Alasannya DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Bisnis

Pra-Penjualan Lippo Cikarang Tembus Rp902 Miliar di Semester I 2026, Capai 53% Target Tahunan

badge-check


					PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) Perbesar

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK)

JAKARTA – PT Lippo Cikarang Tbk (IDX: LPCK) mencatatkan kinerja positif sepanjang semester pertama 2026 dengan membukukan pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp902 miliar, naik 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp791 miliar.

Capaian tersebut telah memenuhi 53% dari target marketing sales tahun 2026 sebesar Rp1,70 triliun, menunjukkan permintaan pasar terhadap produk properti Perseroan masih terjaga.

Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Agus Arismunandar, mengatakan kepercayaan konsumen terhadap produk Perseroan tetap tinggi di tengah kondisi pasar yang dinamis.

“Pencapaian 53% dari target pra-penjualan tahunan pada semester pertama mencerminkan kepercayaan konsumen yang tetap tinggi terhadap produk kami. Ke depan, kami optimistis dapat melanjutkan kinerja positif ini dengan tetap berfokus pada kualitas produk, ketepatan waktu pembangunan, serta kepuasan pelanggan,” ujarnya.

Rumah Tapak Jadi Kontributor Utama

Pertumbuhan marketing sales didorong oleh tingginya permintaan terhadap produk residensial, khususnya rumah tapak yang menyumbang sekitar 69% dari total pra-penjualan.

Selama enam bulan pertama 2026, LPCK berhasil menjual 956 unit properti. Sejumlah proyek yang menjadi penyumbang utama antara lain:

  • Cendana Suites @ The Patio
  • NEO 5enses
  • The Allegra @ Casa De Lago

Perseroan juga memperkuat portofolio produk melalui peluncuran proyek baru, seperti QXYZ Phase 6 (Neo North & Patio) serta Imagi Collection (@Neo & @The Patio) untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Pendapatan Capai Rp1,62 Triliun

Selain pertumbuhan marketing sales, LPCK membukukan pendapatan sebesar Rp1,62 triliun pada semester pertama 2026.

Kontributor utama pendapatan berasal dari:

  • Penjualan rumah tapak dan apartemen: Rp779 miliar
  • Penjualan unit komersial: Rp330 miliar
  • Jasa pengelolaan kota (town management): Rp262 miliar

Ketiga segmen tersebut memberikan kontribusi sekitar 84% terhadap total pendapatan Perseroan, memperlihatkan struktur bisnis yang tetap solid.

Margin Laba Kotor Naik ke 31%

LPCK juga mencatat peningkatan profitabilitas yang signifikan.

Laba kotor mencapai Rp511 miliar, dengan margin laba kotor meningkat menjadi 31%, dibandingkan 21% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan margin tersebut mencerminkan efektivitas strategi produk serta disiplin Perseroan dalam mengendalikan biaya operasional.

EBITDA Meningkat, Efisiensi Operasional Terjaga

Perseroan membukukan EBITDA sebesar Rp318 miliar sepanjang semester pertama 2026.

Margin EBITDA meningkat menjadi 20%, dibandingkan 13% pada semester pertama 2025, menunjukkan efisiensi operasional yang semakin baik di tengah pertumbuhan bisnis.

Optimistis Kinerja Positif Berlanjut

Manajemen LPCK menilai prospek industri properti, khususnya pada segmen hunian terjangkau dan premium, masih menunjukkan permintaan yang kuat.

Dengan pencapaian lebih dari separuh target marketing sales tahunan pada semester pertama, Perseroan optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir tahun melalui peluncuran produk baru, penyelesaian proyek tepat waktu, serta peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DMAS Raup Marketing Sales Rp1,15 Triliun di Semester I-2026, 75% Permintaan Lahan Industri Datang dari Data Center

5 September 2026 - 09:34 WIB

PT Puradelta Lestari Tbk (IDX: DMAS)

ADHI Buka Suara Soal Merger dengan PTPP, Masih Tahap Kajian Awal di Bawah Danantara

4 September 2026 - 08:20 WIB

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI)

NexAI Digital Infrastruktur (MGLV) Ubah Jadwal RUPSLB dan RUPS Independen, Bahas Rights Issue hingga Akuisisi Anak Usaha

2 September 2026 - 20:44 WIB

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)

PKPU Adhi Commuter Properti Ditolak Pengadilan, ADCP Pastikan Operasional dan Obligasi Tetap Aman

2 September 2026 - 20:30 WIB

PT Adhi Commuter Properti Tbk (IDX: ADCP)

VKTR Gandeng Danantara dan BNBR, Jajaki Pendanaan Hingga Rp2 Triliun untuk Ekspansi Bus dan Truk Listrik

2 September 2026 - 08:30 WIB

VKTR, Danantara Investment Management, BNBR, bus listrik, kendaraan listrik
Trending di Bisnis