Menu ✖

Mode Gelap
Grafiti Pers Laporkan Perubahan Kepemilikan Saham Tempo, Porsi Hak Suara Turun Jadi 12,24 Persen BEI Gelar CMSE 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 32,7 Juta SID BEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham, Status Pengendali dan Afiliasi Kini Terungkap Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

Bisnis

Cinema XXI (CNMA) Raih Pendapatan Rp2,6 Triliun, Laba Bersih Sentuh Rp201 Miliar pada Semester I-2026

badge-check


					PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk Perbesar

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk

JAKARTA – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (IDX: CNMA) atau Cinema XXI mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang Semester I-2026. Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp2,6 triliun, didukung EBITDA Rp708,2 miliar dan laba bersih Rp201 miliar, di tengah dinamika ekonomi global maupun domestik.

Kinerja tersebut ditopang oleh pemulihan aktivitas operasional pada kuartal II-2026. Total pendapatan meningkat sekitar 40% secara kuartalan, dari Rp1,1 triliun pada kuartal I menjadi Rp1,5 triliun pada kuartal II-2026.

Peningkatan ini sejalan dengan melonjaknya jumlah penonton bioskop dari sekitar 15,5 juta orang pada kuartal I menjadi 21,9 juta orang pada kuartal II-2026. Kenaikan tersebut didorong oleh penambahan layar bioskop serta hadirnya berbagai film baru yang menarik minat masyarakat.

Penjualan Tiket dan F&B Jadi Motor Pendapatan

Pertumbuhan jumlah penonton turut mendongkrak pendapatan dari penjualan tiket bioskop. Pada kuartal II-2026, pendapatan tiket naik 38% menjadi Rp919,4 miliar, dibandingkan Rp665,3 miliar pada kuartal sebelumnya.

Sementara itu, bisnis makanan dan minuman (Food & Beverage/F&B) mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi. Pendapatannya meningkat 48%, dari Rp357,6 miliar pada kuartal I menjadi Rp528,8 miliar pada kuartal II-2026.

Secara keseluruhan, struktur pendapatan Cinema XXI pada Semester I-2026 terdiri atas:

  • Penjualan tiket bioskop: Rp1,6 triliun (60,2%)
  • Penjualan makanan dan minuman: Rp886,3 miliar (33,7%)
  • Pendapatan lainnya dari iklan, platform digital, dan penyelenggaraan acara: Rp160,2 miliar (6,1%)

CNMA Perluas Jaringan Bioskop

Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman, mengatakan capaian semester pertama 2026 mencerminkan konsistensi strategi bisnis serta disiplin operasional yang dijalankan Perseroan.

Menurutnya, Cinema XXI akan terus memperkuat fundamental bisnis dengan menghadirkan pengalaman menonton terbaik melalui inovasi layanan, optimalisasi berbagai sumber pendapatan, serta ekspansi yang selektif.

Selama Semester I-2026, Perseroan membuka dua lokasi bioskop baru, yaitu:

  • Ciplaz Cipanas XXI
  • 23 Semarang XXI

Kedua lokasi tersebut menambah 7 layar baru, sehingga hingga 30 Juni 2026 Cinema XXI telah mengoperasikan:

  • 269 bioskop
  • 1.395 layar
  • Beroperasi di 55 kota dan 30 kabupaten di seluruh Indonesia.

Film Nasional Mendominasi Penonton

Industri perfilman Indonesia juga menunjukkan perkembangan positif sepanjang Semester I-2026.

Lebih dari 65% total penonton Cinema XXI berasal dari film nasional, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap karya sineas Indonesia.

Selain itu, terdapat 17 film nasional maupun internasional yang berhasil meraih lebih dari 1 juta penonton selama Januari hingga Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatat 15 film dengan capaian serupa.

Suryo menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengapresiasi pilihan film yang beragam, baik produksi lokal maupun internasional.

“Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap pilihan film yang semakin beragam. Capaian ini menunjukkan bahwa film nasional dan film internasional sama-sama mendapat apresiasi dari penonton. Hal ini menjadi motivasi bagi Cinema XXI untuk terus menghadirkan pengalaman menonton terbaik melalui layanan prima, fasilitas yang nyaman, serta teknologi audiovisual berstandar internasional,” ujar Suryo.

Prospek Cinema XXI

Memasuki paruh kedua 2026, Cinema XXI optimistis pertumbuhan bisnis akan terus berlanjut seiring bertambahnya jaringan bioskop, meningkatnya jumlah film berkualitas yang dirilis, serta pulihnya aktivitas hiburan masyarakat.

Dengan kombinasi ekspansi yang terukur, diversifikasi sumber pendapatan, serta dominasi pasar bioskop nasional, CNMA berada pada posisi yang kuat untuk mempertahankan pertumbuhan kinerja hingga akhir tahun.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 08:24 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

Avian Brands Catat Penjualan Rp6,9 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 16,7%

30 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)

BSDE Jual Lahan 16,6 Hektare di BSD City untuk Kembangkan Ekosistem KEK ETKI

29 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: BSDE)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun hingga Oktober 2027

29 Oktober 2026 - 08:13 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Naik 4,2% Jadi Rp45,2 Triliun

28 Oktober 2026 - 08:20 WIB

BCA
Trending di Bisnis