JAKARTA – PT Cemindo Gemilang Tbk (IDX: CMNT) melanjutkan tren kinerja positif sepanjang Semester I-2026 dengan membukukan pertumbuhan laba operasi konsolidasian dan EBITDA dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pencapaian tersebut menunjukkan efektivitas strategi komersial serta keberhasilan Perseroan dalam menjalankan berbagai program efisiensi operasional di tengah tantangan industri semen.
Perseroan menyatakan pertumbuhan tersebut berhasil diraih meskipun masih menghadapi tekanan kenaikan biaya energi yang bersifat sementara. Berkat disiplin dalam pengelolaan biaya dan strategi bisnis yang adaptif, Cemindo mampu meningkatkan pendapatan sekaligus mempertahankan profitabilitas.
Industri Semen Nasional Mulai Pulih
Pemulihan permintaan semen domestik turut menjadi faktor pendukung kinerja Perseroan. Sepanjang Semester I-2026, industri semen Indonesia mencatat pertumbuhan sekitar 10% secara tahunan (year-on-year).
Peningkatan tersebut didorong oleh percepatan belanja pemerintah, proyek revitalisasi fasilitas publik, pembangunan infrastruktur di berbagai daerah, serta meningkatnya aktivitas konstruksi.
Meski demikian, manajemen mengingatkan bahwa pemulihan sektor properti dan daya beli masyarakat masih menjadi faktor penting yang perlu terus diperhatikan agar pertumbuhan permintaan semen dapat berlanjut secara berkelanjutan.
Strategi Efisiensi Jadi Kunci Pertumbuhan
Manajemen Cemindo menegaskan bahwa kinerja positif hingga paruh pertama 2026 merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan strategi bisnis dan menjaga efisiensi operasional.
“Perusahaan tetap mempertahankan momentum penguatan kinerja hingga semester pertama tahun 2026. Hasil ini mencerminkan konsistensi strategi yang kami jalankan serta komitmen seluruh tim dalam menjaga efisiensi operasional dan memberikan pertumbuhan yang berkualitas di tengah kondisi pasar yang masih dinamis,” ujar manajemen Perseroan.
Optimistis Hadapi Semester II-2026
Memasuki Semester II-2026, Cemindo akan terus memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan efisiensi operasional, disiplin dalam alokasi modal, serta strategi komersial yang lebih adaptif terhadap dinamika pasar.
Perseroan juga memperkirakan prospek industri akan semakin membaik seiring berlanjutnya pemulihan permintaan semen domestik dan kondisi makroekonomi yang lebih kondusif.
Di sisi lain, perusahaan tetap akan mencermati perkembangan harga energi dan berbagai faktor eksternal yang dapat memengaruhi biaya produksi. Dengan strategi yang telah dijalankan, Cemindo optimistis mampu mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.












