Google dikabarkan akan kembali membekali seri Pixel 11a dengan prosesor terbaru setelah keputusan kontroversial pada Pixel 10a yang menggunakan chipset generasi sebelumnya.
Berdasarkan bocoran dari Mystic Leaks, Pixel 11a disebut akan ditenagai oleh Google Tensor G6, bukan Tensor G5 seperti yang digunakan pada Pixel 10 dan Pixel 10 Pro. Meski demikian, penggunaan Tensor G6 tetap menjadi kabar baik karena menandai kembalinya strategi Google yang sebelumnya menghadirkan chipset terbaru pada lini Pixel seri “a”.
Belajar dari Kekecewaan Pixel 10a
Saat meluncurkan Pixel 10a, Google memilih menggunakan Tensor G4, chipset yang sudah digunakan pada generasi sebelumnya. Keputusan tersebut menuai kritik karena seri Pixel “a” selama ini dikenal tetap membawa prosesor terbaru, sementara penghematan biaya dilakukan pada sektor lain seperti material bodi, kamera, atau fitur tambahan.
Jika rumor ini benar, Pixel 11a akan kembali menawarkan performa yang lebih kompetitif di kelas menengah.
Tensor G6 Bawa GPU Lebih Modern
Tensor G6 dikabarkan akan menggunakan GPU PowerVR DXT-48-1536, GPU yang sama dengan Tensor G5. Meski belum mengalami peningkatan besar di sektor grafis dibanding G5, performanya diperkirakan tetap lebih baik daripada Mali-G715 yang digunakan pada Tensor G4.
Peningkatan terbesar justru datang dari sektor modem.
Tinggalkan Modem Exynos, Beralih ke MediaTek
Salah satu perubahan paling signifikan pada Tensor G6 adalah penggunaan modem MediaTek M90 yang menggantikan modem Samsung Exynos.
Selama beberapa generasi terakhir, modem Exynos pada chipset Tensor kerap dikritik karena menyebabkan konsumsi daya yang tinggi serta kualitas sinyal yang kurang konsisten.
Dengan beralih ke modem MediaTek, Google diharapkan mampu mengatasi dua masalah utama tersebut, yaitu:
* Konsumsi baterai yang lebih efisien.
* Koneksi seluler yang lebih stabil dan minim kehilangan sinyal.
Perubahan ini berpotensi memberikan pengalaman penggunaan sehari-hari yang jauh lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Baterai Sedikit Lebih Kecil, Tapi Lebih Awet
Pixel 11a disebut akan membawa baterai berkapasitas 4.870 mAh, sedikit lebih kecil dibanding 5.000 mAh pada Pixel 10a.
Meski kapasitasnya menurun, efisiensi Tensor G6 diperkirakan mampu menjaga daya tahan baterai tetap setara atau bahkan sedikit lebih baik dibanding pendahulunya.
Layar Lebih Terang
Di sektor layar, Pixel 11a masih akan mempertahankan panel OLED 6,3 inci dengan resolusi 1080 x 2424 piksel
Layar tersebut juga tetap mendukung refresh rate adaptif 60Hz hingga 120Hz, sehingga mampu menyesuaikan kebutuhan penggunaan untuk menghemat daya sekaligus memberikan animasi yang lebih mulus.
Satu peningkatan yang cukup menarik adalah tingkat kecerahan maksimum yang kini dikabarkan mencapai 3.350 nits, meningkat dari 3.000 nits pada Pixel 10a. Dengan peningkatan ini, layar diperkirakan akan lebih nyaman digunakan di bawah sinar matahari langsung.
Masih Sebatas Bocoran
Hingga saat ini Google belum memberikan konfirmasi resmi mengenai spesifikasi Pixel 11a. Seluruh informasi masih berasal dari bocoran yang beredar di kalangan industri.
Namun apabila rumor tersebut terbukti benar, Pixel 11a berpotensi menjadi salah satu smartphone kelas menengah paling menarik dengan kombinasi chipset terbaru, efisiensi baterai yang lebih baik, konektivitas yang ditingkatkan, serta layar yang semakin terang.












