Menu

Mode Gelap
Cipta Selera Murni (CSMI) Buka Suara soal Kinerja dan Volatilitas Saham, Ungkap Strategi Ekspansi NWS Chicken Bank Aladin Syariah (BANK) Buka Suara Soal Lonjakan Pergerakan Saham, Tegaskan Tak Ada Informasi Material Metrodata (MTDL) Percepat Adopsi Agentic AI, Bidik AI Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Perseroan HABCO Tambah Modal Rp320 Miliar Lewat PMTHMETD, Siapkan Dana untuk Armada Kapal dan Bayar Utang Bank Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK

Otomotif

Geely E2 Jadi Mobil Terlaris di China, Kalahkan Tesla Model Y! Ini Rahasia Kesuksesannya

badge-check


					Geely E2 Perbesar

Geely E2

BIZBUZ.ID – Ketika membicarakan mobil listrik paling laris di China, banyak orang mungkin langsung mengira Tesla Model Y atau sedan Xiaomi SU7 menjadi juaranya. Namun kenyataannya berbeda. Gelar mobil terlaris di Negeri Tirai Bambu justru dipegang oleh sebuah hatchback listrik berukuran mungil bernama Geely E2.

Mobil listrik yang juga dipasarkan dengan nama Geely EX2, Geely Galaxy Xingyuan, dan Geome Xingyuan ini berhasil mencatat penjualan yang luar biasa sepanjang 2025 dan masih mempertahankan posisinya hingga paruh pertama 2026.

Penjualan Geely E2 Lampaui Tesla Model Y

Meski data resmi belum dirilis, berbagai estimasi industri menunjukkan bahwa Geely E2 berhasil terjual sekitar 244.000 unit di China hanya dalam enam bulan pertama tahun 2026.

Angka tersebut jauh mengungguli beberapa mobil listrik populer lainnya, yaitu:

  • Geely E2: sekitar 244.000 unit
  • Tesla Model Y: sekitar 215.000 unit
  • Xiaomi SU7: sekitar 182.000 unit
  • Leapmotor A10: sekitar 171.000 unit

Pencapaian ini cukup mengejutkan mengingat Tesla Model Y selama beberapa tahun terakhir selalu menjadi salah satu mobil listrik paling diminati di pasar global.


Hatchback Mungil yang Mengalahkan SUV Populer

Keberhasilan Geely E2 terasa semakin impresif karena mobil ini bukan SUV, melainkan hatchback lima pintu berukuran kompak.

Di tengah persaingan sengit industri otomotif China, kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV)—yang mencakup mobil listrik murni (EV), plug-in hybrid (PHEV), hingga range extender—kini menyumbang sekitar 63% dari seluruh penjualan mobil baru.

Meski demikian, Geely E2 mampu mengalahkan berbagai SUV dan sedan yang jauh lebih mahal.


Dimensi Ideal untuk Perkotaan

Salah satu alasan utama kesuksesan Geely E2 adalah ukuran bodinya yang dinilai pas untuk penggunaan sehari-hari.

Mobil ini memiliki panjang sekitar 4,11 meter, sehingga lebih besar dibandingkan beberapa hatchback populer seperti:

  • Renault 5
  • Peugeot 208
  • BYD Dolphin Surf

Dengan wheelbase 2.650 mm, Geely E2 menawarkan kabin yang lapang serta ruang bagasi yang lebih lega dibandingkan kompetitornya di kelas yang sama.


Harga Sangat Terjangkau

Faktor terbesar yang membuat Geely E2 begitu diminati tentu saja adalah harganya.

Di pasar China, Geely E2 dibanderol mulai dari 64.800 yuan atau sekitar Rp145 jutaan (kurs saat ini).

Sebagai perbandingan:

Model Harga Awal
Wuling Hongguang Mini EV 44.800 yuan
Geely E2 64.800 yuan
BYD Seagull 69.900 yuan
Tesla Model Y 263.500 yuan

Dengan harga tersebut, Geely E2 menawarkan nilai yang sangat kompetitif, bahkan jauh lebih murah dibanding Tesla Model Y yang dijual hampir empat kali lipat lebih mahal.


Desain Modern Tanpa Berlebihan

Berbeda dengan beberapa mobil listrik baru yang mengusung desain futuristis ekstrem, Geely E2 tampil dengan bahasa desain yang lebih sederhana namun modern.

Pendekatan ini justru membuat mobil tersebut lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan konsumen, mulai dari keluarga muda hingga pengguna pertama mobil listrik.


Fitur Lengkap di Kelasnya

Meski dibanderol dengan harga terjangkau, Geely E2 menawarkan berbagai fitur yang biasanya ditemukan pada mobil dengan harga lebih tinggi.

Beberapa fitur unggulannya meliputi:

  • Panel instrumen digital 8,8 inci
  • Layar infotainment 14,6 inci
  • Lampu Full LED
  • Adaptive Cruise Control
  • Bagasi belakang berkapasitas 374 liter
  • Bagasi depan (frunk)
  • Kursi belakang yang dapat dilipat untuk memperbesar ruang penyimpanan

Kombinasi fitur tersebut membuat Geely E2 menjadi salah satu mobil listrik dengan value terbaik di kelasnya.


Jarak Tempuh Cukup untuk Aktivitas Harian

Geely E2 menggunakan motor listrik tunggal yang dipasang di roda belakang serta baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang terkenal lebih tahan lama dan memiliki biaya produksi lebih rendah.

Tergantung variannya, hatchback ini mampu menempuh jarak antara 253 hingga 344 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Jarak tersebut dinilai sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di perkotaan.


Sudah Masuk Pasar Eropa

Kesuksesan Geely E2 tidak hanya terjadi di China.

Mobil ini juga mulai dipasarkan di beberapa negara Eropa, termasuk Italia, dengan harga mulai sekitar 20.900 euro atau sekitar Rp395 jutaan.

Meski lebih mahal dibanding harga di China karena pajak dan biaya distribusi, Geely E2 tetap menjadi salah satu mobil listrik dengan harga kompetitif di pasar Eropa.


Mengapa Geely E2 Sangat Laris?

Kesuksesan Geely E2 sebenarnya berasal dari formula yang sederhana namun efektif, yaitu:

  • Harga yang sangat terjangkau.
  • Dimensi kompak namun kabin tetap lega.
  • Jarak tempuh yang memadai.
  • Fitur modern dan lengkap.
  • Desain yang mudah diterima banyak konsumen.

Di tengah persaingan pasar mobil listrik China yang semakin ketat, kombinasi tersebut terbukti menjadi jawaban atas kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan listrik praktis tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Geely E2 akan menjadi salah satu mobil listrik global yang mampu menyaingi dominasi Tesla maupun merek-merek besar lainnya dalam beberapa tahun ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP

5 September 2026 - 10:56 WIB

Toyota Celica

Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK

5 September 2026 - 10:41 WIB

Volkswagen

Bugatti Hidupkan Lagi Veyron 20 Tahun Lewat La Maison Pur Sang, Hypercar Legendaris Disulap Jadi Satu-satunya di Dunia

21 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Bugatti, Veyron, Hypercar,

Audi Q9 dan SQ9 2027 Resmi Meluncur, SUV Terbesar Audi Siap Tantang BMW X7 hingga Mercedes GLS

10 Agustus 2026 - 11:05 WIB

2027 Audi Q9

Penjualan Volvo Turun 4% di Tengah Peralihan Besar ke Mobil Listrik

10 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Volvo
Trending di Otomotif