BIZBUZ.ID – BMW tidak ingin kehilangan dominasinya di pasar mobil premium global. Setelah beberapa tahun menjadi pemimpin penjualan di atas Mercedes-Benz dan Audi, pabrikan asal Munich itu kini menyiapkan gelombang peluncuran model baru hingga akhir 2027.
Melalui dokumen yang dipresentasikan kepada investor, BMW mengungkap agenda besar selama 18 bulan ke depan. Berbagai model baru akan hadir dengan beragam pilihan mesin, mulai dari bensin, diesel, plug-in hybrid (PHEV), mobil listrik (EV), hingga kendaraan berbahan bakar hidrogen.
Strategi tersebut menjadi bukti bahwa BMW masih mempertahankan pendekatan multi-teknologi di tengah tren elektrifikasi industri otomotif.
BMW Tetap Andalkan Semua Jenis Mesin
Berbeda dengan beberapa rival yang mulai fokus sepenuhnya pada kendaraan listrik, BMW memilih mempertahankan seluruh opsi penggerak.
Selain terus mengembangkan mobil listrik berbasis platform Neue Klasse, BMW juga tetap berinvestasi pada mesin pembakaran internal, teknologi hybrid, serta hidrogen yang digadang-gadang menjadi salah satu pilar masa depan perusahaan.
Langkah ini dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat BMW mampu mempertahankan posisi sebagai merek mobil premium dengan penjualan terbesar di dunia.
Banyak Model Baru Siap Meluncur
BMW memastikan sejumlah model penting akan diperkenalkan dalam waktu dekat.
Beberapa di antaranya meliputi:
- BMW i3 generasi baru
- BMW iX3 terbaru berbasis Neue Klasse
- BMW Seri 7 facelift
- BMW X5 terbaru
- BMW iX5 listrik
Selain itu, BMW juga masih akan memperkenalkan Seri 3 generasi terbaru bermesin bensin sebelum akhir 2026.
Pada periode yang sama, perusahaan diperkirakan akan meluncurkan BMW iX4, SUV coupe listrik pertama mereka. Menariknya, BMW disebut tidak akan lagi menghadirkan X4 bermesin konvensional.
Tahun 2027 Dipenuhi Peluncuran Baru
Agenda BMW semakin padat memasuki 2027.
Sejumlah model yang telah dikonfirmasi meliputi:
- BMW M3 listrik
- BMW Seri 7 Alpina
- BMW X7 generasi kedua
- BMW iX7 listrik
- BMW i3 Touring
- BMW Seri 3 Touring bermesin bensin
Tak hanya itu, BMW juga diperkirakan akan memperbarui Seri 5 dengan desain Neue Klasse yang lebih modern.
Pembaruan tersebut akan mencakup sedan maupun station wagon, termasuk varian performa tinggi M.
Interior BMW Berubah Total
Generasi terbaru BMW akan mengusung konsep kabin yang jauh berbeda dibanding model saat ini.
Perusahaan akan menghadirkan:
- layar tengah berukuran besar,
- tampilan informasi yang diproyeksikan memenuhi area kaca depan,
- sistem digital generasi terbaru,
- serta kemungkinan layar tambahan untuk penumpang depan.
Fitur tersebut sebelumnya sudah mulai diperkenalkan pada BMW X5 terbaru.
BMW X1 dan iX1 Tempuh Jalur Berbeda
SUV kompak BMW juga akan mengalami perubahan signifikan.
BMW X1 bermesin bensin diperkirakan hanya memperoleh penyegaran (facelift).
Sementara itu, BMW iX1 justru akan langsung memasuki generasi baru tanpa melalui facelift.
Model listrik tersebut kabarnya akan menggunakan platform penggerak roda belakang (RWD) terbaru dengan motor listrik generasi baru serta baterai silinder yang menawarkan efisiensi lebih tinggi.
Beberapa Model Akan Pensiun
Di tengah banyaknya model baru, BMW juga mulai mengakhiri perjalanan sejumlah kendaraan.
Beberapa model yang dipastikan atau diperkirakan tidak akan memiliki penerus antara lain:
- BMW Z4
- BMW Seri 8
- BMW i4 Gran Coupe
- BMW 2 Series Active Tourer
Sementara itu, masa depan BMW XM masih belum diputuskan.
BMW juga diyakini tidak akan membuat penerus langsung untuk SUV listrik iX karena posisinya akan digantikan oleh iX5 dan iX7.
BMW Percepat Pengembangan Produk
CEO Produksi BMW, Milan Nedeljković, mengatakan perusahaan kini menerapkan strategi standardisasi komponen dan platform agar proses pengembangan kendaraan menjadi lebih cepat dan efisien.
Dengan pendekatan tersebut, BMW berharap dapat memangkas waktu pengembangan sekaligus mempercepat peluncuran model baru ke pasar tanpa mengorbankan kualitas maupun inovasi.
Strategi ini juga memungkinkan BMW mengurangi biaya produksi melalui penggunaan komponen yang lebih seragam di berbagai model.
Bagi konsumen, langkah tersebut berarti lebih banyak pilihan kendaraan baru dalam beberapa tahun ke depan, mulai dari sedan, SUV, mobil performa tinggi, hingga kendaraan listrik dan hidrogen yang semakin canggih.












