PT MD Entertainment Tbk (FILM) memperkuat kerja sama strategis dengan SBS Co., Ltd. melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama strategis di bidang konten dan media.
Penandatanganan MoU dilakukan pada 29 September 2026 pukul 14.00 WIB di MD Place, Jakarta. Kesepakatan tersebut menjadi kerangka kerja bagi kedua perusahaan untuk menggabungkan kekayaan intelektual (IP) konten milik SBS dengan kemampuan produksi dan distribusi MD Entertainment di Indonesia.
Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari hubungan strategis yang telah terjalin sejak tahun lalu. Saat itu, SBS menjadi pemegang saham strategis MD Entertainment melalui partisipasinya dalam Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I).
Dalam aksi korporasi tersebut, SBS menginvestasikan sekitar US$20 juta. Menurut perseroan, investasi tersebut merupakan investasi luar negeri terbesar yang pernah dilakukan SBS sepanjang sejarahnya.
Melalui MoU terbaru, hubungan kedua perusahaan kini diarahkan tidak hanya pada kepemilikan saham, tetapi juga pengembangan kerja sama operasional di bidang konten dan platform.
SBS dan MD Entertainment akan memperdalam kolaborasi konten serta menjajaki peluang bisnis di Asia Tenggara dan pasar global lainnya, dengan Indonesia diposisikan sebagai salah satu hub strategis.
Program SBS Akan Hadir di MDTV
Sebagai tahap awal kerja sama, MD Entertainment dan SBS sepakat menghadirkan program-program populer SBS kepada pemirsa Indonesia melalui MDTV.
Kedua perusahaan juga akan mengembangkan remake berbahasa Indonesia yang diadaptasi dari perpustakaan konten SBS.
Kerja sama tersebut selanjutnya berpotensi diperluas ke berbagai bidang lain, termasuk periklanan dan pemasaran merek, pertunjukan langsung, serta bisnis lain yang dibangun berdasarkan kekayaan intelektual bersama.
CEO Studio S Hong Sung-Chang, yang mewakili Presiden SBS Bang Moon-shin dalam acara penandatanganan, mengatakan investasi strategis SBS di MD Entertainment pada tahun lalu didorong oleh keyakinan terhadap potensi pertumbuhan pasar konten Asia Tenggara, kapabilitas bisnis MD Entertainment, serta sinergi yang dapat dibangun kedua perusahaan.
Menurutnya, MoU tersebut menjadi langkah awal untuk mengubah investasi strategis yang telah dilakukan SBS menjadi kerja sama bisnis yang konkret sekaligus membangun pertumbuhan jangka panjang.
Sementara itu, Direktur Utama MD Entertainment Manoj Punjabi mengatakan kemitraan tersebut menggabungkan kekuatan masing-masing perusahaan, yakni konten SBS dan kemampuan MD Entertainment di pasar Indonesia.
Ia menilai investasi SBS pada tahun lalu menunjukkan kepercayaan terhadap bisnis yang telah dibangun MD Entertainment. Melalui MoU terbaru, kedua perusahaan mulai menerjemahkan kerja sama tersebut ke dalam berbagai kegiatan bisnis bersama.
Indonesia Jadi Hub Strategis
MD Entertainment menilai Indonesia memiliki daya tarik besar sebagai basis pengembangan bisnis konten di kawasan Asia Tenggara.
Dengan populasi sekitar 280 juta jiwa, Indonesia disebut terus menunjukkan peningkatan permintaan terhadap konten lokal. Pada saat yang sama, pasar media digital, termasuk layanan over-the-top (OTT), juga berkembang pesat.
Kondisi tersebut membuat Indonesia menjadi basis yang semakin menarik bagi perusahaan konten global yang ingin memperkuat kehadirannya di kawasan Asia Tenggara.
Melalui kerja sama dengan SBS, MD Entertainment tidak hanya berpeluang menghadirkan konten Korea kepada penonton Indonesia, tetapi juga mengembangkan format dan kekayaan intelektual SBS ke dalam versi berbahasa Indonesia.
Bagi FILM, kemitraan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas bisnis konten dan media melalui kolaborasi dengan perusahaan media global, sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis bersama di pasar Asia Tenggara dan pasar internasional.












