Menu ✖

Mode Gelap
Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

Bisnis

ADCP Digugat PKPU oleh Kontraktor Proyek Adhi City Sentul, Sidang Perdana Digelar 17 September

badge-check


					PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI) Perbesar

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI)

JAKARTA – PT Adhi Commuter Properti Tbk (BEI: ADCP) mengumumkan tengah menghadapi permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan PT Burda Contraco di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Keterbukaan informasi tersebut disampaikan Perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 15 September 2026 sebagai bentuk pemenuhan ketentuan POJK Nomor 45 Tahun 2024 dan POJK Nomor 31 Tahun 2015 mengenai keterbukaan informasi atau fakta material.

Manajemen ADCP menjelaskan bahwa Perseroan menerima surat panggilan sidang (relaas) dari Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 13 September 2026. Surat tersebut diterbitkan pada 9 September 2026 dengan nomor perkara 273/Pdt.Sus-PKPU/2026/PN.Niaga.Jak.Pst.

Gugatan Terkait Pekerjaan Proyek Adhi City Sentul

Dalam permohonan PKPU tersebut, PT Burda Contraco mengklaim ADCP masih memiliki kewajiban pembayaran atas pekerjaan yang telah diselesaikan di proyek Adhi City Sentul.

Pemohon menyebut pekerjaan yang menjadi dasar gugatan meliputi pembangunan Jembatan Akses Tahap 2 serta pekerjaan Jasa Pelaksana Rumah Proyek Adhi City Sentul.

Menurut Burda Contraco, masih terdapat utang atau kewajiban Perseroan yang belum diselesaikan atas pekerjaan tersebut sehingga diajukan permohonan PKPU ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Sidang Perdana Dijadwalkan 17 September

Berdasarkan surat panggilan pengadilan, proses persidangan antara PT Burda Contraco sebagai Pemohon PKPU dan PT Adhi Commuter Properti Tbk sebagai Termohon PKPU dijadwalkan berlangsung pada:

  • Hari/Tanggal: Kamis, 17 September 2026.
  • Waktu: Pukul 09.45 WIB.
  • Tempat: Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Kelas IA Khusus, Jalan Bungur Besar Raya No. 24, 26, 28, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat.

ADCP Pastikan Operasional Tetap Berjalan Normal

ADCP menegaskan bahwa berdasarkan kondisi dan informasi yang tersedia saat ini, permohonan PKPU tersebut belum memberikan dampak signifikan terhadap kinerja keuangan maupun kegiatan operasional Perseroan.

Perseroan juga memastikan proses hukum tersebut tidak memengaruhi kemampuan ADCP dalam memenuhi kewajibannya kepada pemegang obligasi, pemegang sukuk, maupun kreditur dan penyedia fasilitas pembiayaan lainnya.

“Perseroan tetap dapat menjalankan kegiatan usaha dan operasionalnya sebagaimana biasa,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Perseroan Pantau Perkembangan Proses Hukum

Meski demikian, ADCP menyatakan akan menyikapi proses hukum tersebut secara hati-hati dan bertanggung jawab.

Manajemen akan terus memantau dan mengevaluasi setiap perkembangan proses PKPU, termasuk potensi dampaknya terhadap Perseroan dan seluruh pemangku kepentingan, serta akan menyampaikan informasi lebih lanjut sesuai ketentuan pasar modal apabila terdapat perkembangan material.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 08:24 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

Avian Brands Catat Penjualan Rp6,9 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 16,7%

30 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)

BSDE Jual Lahan 16,6 Hektare di BSD City untuk Kembangkan Ekosistem KEK ETKI

29 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: BSDE)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun hingga Oktober 2027

29 Oktober 2026 - 08:13 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Naik 4,2% Jadi Rp45,2 Triliun

28 Oktober 2026 - 08:20 WIB

BCA
Trending di Bisnis