Menu ✖

Mode Gelap
Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan 250 Ribu Saham RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

Bisnis

ABM Investama Jadwalkan RUPSLB 15 Oktober 2026, Digelar Secara Virtual

badge-check


					PT ABM Investama Tbk Perbesar

PT ABM Investama Tbk

JAKARTA – PT ABM Investama Tbk akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 15 Oktober 2026. Rapat tersebut akan digelar secara elektronik atau virtual melalui fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI).

Pengumuman penyelenggaraan RUPSLB disampaikan Direksi PT ABM Investama Tbk pada 8 September 2026. Pelaksanaan rapat dilakukan sebagai bagian dari pemenuhan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai penyelenggaraan rapat umum pemegang saham perusahaan terbuka.

Dalam pengumumannya, perseroan mengacu pada Peraturan OJK Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka serta Peraturan OJK Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Umum Pemegang Obligasi, dan Rapat Umum Pemegang Sukuk Secara Elektronik.

Pemanggilan Rapat Diumumkan 23 September

Meski tanggal pelaksanaan RUPSLB telah ditetapkan, perseroan belum mengungkapkan tempat penyelenggaraan, waktu, maupun mata acara rapat dalam pengumuman tersebut.

Informasi mengenai agenda dan detail pelaksanaan RUPSLB akan disampaikan melalui pemanggilan rapat yang dijadwalkan diumumkan pada 23 September 2026.

Dengan demikian, pemegang saham masih perlu menunggu pengumuman pemanggilan resmi untuk mengetahui agenda yang akan dibahas dalam RUPSLB.

Pemegang Saham yang Berhak Hadir

PT ABM Investama Tbk menetapkan kriteria pemegang saham yang berhak menghadiri RUPSLB.

Pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada 22 September 2026 berhak mengikuti rapat. Hak yang sama juga berlaku bagi pemegang saldo saham perseroan pada subrekening efek di KSEI hingga penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada tanggal tersebut.

Penetapan tanggal pencatatan ini menjadi salah satu hal penting bagi investor yang ingin mengikuti jalannya RUPSLB.

Usulan Pemegang Saham Diberi Batas Waktu

Selain menetapkan jadwal RUPSLB, perseroan juga membuka kesempatan bagi pemegang saham untuk mengajukan usulan mata acara rapat.

Namun, usulan tersebut harus memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 12 Ayat 18 Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 16 POJK Nomor 15/POJK.04/2020.

Usulan pemegang saham harus sudah diterima perseroan melalui surat tercatat paling lambat pada 16 September 2026.

Apabila memenuhi ketentuan yang berlaku, usulan tersebut dapat dimasukkan ke dalam mata acara RUPSLB.

RUPSLB PT ABM Investama Tbk selanjutnya akan dilaksanakan pada 15 Oktober 2026 dengan mekanisme elektronik melalui eASY.KSEI. Investor dapat memantau pengumuman pemanggilan rapat pada 23 September 2026 untuk mengetahui secara lengkap agenda dan teknis pelaksanaan rapat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 08:24 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

Avian Brands Catat Penjualan Rp6,9 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 16,7%

30 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)

BSDE Jual Lahan 16,6 Hektare di BSD City untuk Kembangkan Ekosistem KEK ETKI

29 Oktober 2026 - 08:14 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BEI: BSDE)

Sarana Menara Nusantara (TOWR) Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun hingga Oktober 2027

29 Oktober 2026 - 08:13 WIB

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Naik 4,2% Jadi Rp45,2 Triliun

28 Oktober 2026 - 08:20 WIB

BCA
Trending di Bisnis