Menu

Mode Gelap
Cipta Selera Murni (CSMI) Buka Suara soal Kinerja dan Volatilitas Saham, Ungkap Strategi Ekspansi NWS Chicken Bank Aladin Syariah (BANK) Buka Suara Soal Lonjakan Pergerakan Saham, Tegaskan Tak Ada Informasi Material Metrodata (MTDL) Percepat Adopsi Agentic AI, Bidik AI Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Perseroan HABCO Tambah Modal Rp320 Miliar Lewat PMTHMETD, Siapkan Dana untuk Armada Kapal dan Bayar Utang Bank Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK

Saham

Verah Wahyudi Tambah Kepemilikan Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Naik Jadi 9,69%

badge-check


					PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) Perbesar

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)

JAKARTA – Investor Verah Wahyudi S Wong kembali meningkatkan kepemilikan saham di PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA). Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 6 Agustus 2026, porsi kepemilikan Verah bertambah dari 9,62% menjadi 9,69% setelah melakukan transaksi pembelian saham di pasar.

Mengacu pada laporan tersebut, jumlah saham yang dimiliki Verah meningkat dari 115.482.600 saham menjadi 116.375.600 saham, atau bertambah bersih sebanyak 893.000 saham.

Kenaikan kepemilikan tersebut merupakan hasil dari dua transaksi yang dilakukan secara langsung. Pada 5 Agustus 2026, Verah tercatat melepas 100.000 saham dengan harga Rp250 per saham. Sehari kemudian, tepatnya 6 Agustus 2026, ia kembali masuk ke pasar dengan membeli 993.000 saham pada harga Rp238 per saham.

Dengan demikian, aksi beli yang dilakukan jauh lebih besar dibandingkan penjualan sebelumnya, sehingga menghasilkan penambahan kepemilikan bersih sebesar 893.000 saham.

Dalam laporan kepada regulator, transaksi penjualan disebut dilakukan untuk tujuan divestasi, sedangkan transaksi pembelian dilakukan dengan tujuan investasi. Seluruh transaksi dilakukan dengan status kepemilikan langsung.

Meski kepemilikan saham meningkat, Verah menegaskan bahwa dirinya bukan merupakan pihak pengendali Perseroan. Laporan juga menyebutkan tidak terdapat perubahan status pengendalian maupun kelompok pemegang saham yang terorganisasi terkait transaksi tersebut.

Peningkatan kepemilikan oleh investor dengan porsi mendekati 10% kerap menjadi perhatian pelaku pasar. Langkah ini umumnya dipandang sebagai sinyal kepercayaan terhadap prospek jangka panjang perusahaan, meski keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan kondisi fundamental dan perkembangan bisnis emiten secara menyeluruh.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cipta Selera Murni (CSMI) Buka Suara soal Kinerja dan Volatilitas Saham, Ungkap Strategi Ekspansi NWS Chicken

6 September 2026 - 19:59 WIB

PT Cipta Selera Murni Tbk (IDX: CSMI)

Bank Aladin Syariah (BANK) Buka Suara Soal Lonjakan Pergerakan Saham, Tegaskan Tak Ada Informasi Material

6 September 2026 - 19:39 WIB

PT Bank Aladin Syariah Tbk (IDX: BANK)

HABCO Tambah Modal Rp320 Miliar Lewat PMTHMETD, Siapkan Dana untuk Armada Kapal dan Bayar Utang Bank

6 September 2026 - 19:23 WIB

PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)

BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

5 September 2026 - 06:27 WIB

PT Steady Safe Tbk (IDX: SAFE)

Verah Wahyudi S Wong Divestasi 3,12 Juta Saham TAMA, Kepemilikan Turun Jadi 9,67%

4 September 2026 - 21:26 WIB

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)
Trending di Saham