Menu ✖

Mode Gelap
RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026 EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

Saham

Verah Wahyudi Tambah Kepemilikan Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Naik Jadi 9,69%

badge-check


					PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) Perbesar

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)

JAKARTA – Investor Verah Wahyudi S Wong kembali meningkatkan kepemilikan saham di PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA). Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 6 Agustus 2026, porsi kepemilikan Verah bertambah dari 9,62% menjadi 9,69% setelah melakukan transaksi pembelian saham di pasar.

Mengacu pada laporan tersebut, jumlah saham yang dimiliki Verah meningkat dari 115.482.600 saham menjadi 116.375.600 saham, atau bertambah bersih sebanyak 893.000 saham.

Kenaikan kepemilikan tersebut merupakan hasil dari dua transaksi yang dilakukan secara langsung. Pada 5 Agustus 2026, Verah tercatat melepas 100.000 saham dengan harga Rp250 per saham. Sehari kemudian, tepatnya 6 Agustus 2026, ia kembali masuk ke pasar dengan membeli 993.000 saham pada harga Rp238 per saham.

Dengan demikian, aksi beli yang dilakukan jauh lebih besar dibandingkan penjualan sebelumnya, sehingga menghasilkan penambahan kepemilikan bersih sebesar 893.000 saham.

Dalam laporan kepada regulator, transaksi penjualan disebut dilakukan untuk tujuan divestasi, sedangkan transaksi pembelian dilakukan dengan tujuan investasi. Seluruh transaksi dilakukan dengan status kepemilikan langsung.

Meski kepemilikan saham meningkat, Verah menegaskan bahwa dirinya bukan merupakan pihak pengendali Perseroan. Laporan juga menyebutkan tidak terdapat perubahan status pengendalian maupun kelompok pemegang saham yang terorganisasi terkait transaksi tersebut.

Peningkatan kepemilikan oleh investor dengan porsi mendekati 10% kerap menjadi perhatian pelaku pasar. Langkah ini umumnya dipandang sebagai sinyal kepercayaan terhadap prospek jangka panjang perusahaan, meski keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan kondisi fundamental dan perkembangan bisnis emiten secara menyeluruh.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November

4 November 2026 - 08:23 WIB

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) - (Foto: Istimewa www.financialreview.id/)

BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026

4 November 2026 - 08:20 WIB

Bursa Efek Indonesia

Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham

30 Oktober 2026 - 08:31 WIB

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU

EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

30 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC)

Komisaris JECX Admar Anwar Tambah Kepemilikan 15.000 Saham

30 Oktober 2026 - 08:16 WIB

PT Nitrasanata Dharma Tbk (BEI: JECX)
Trending di Saham