Menu

Mode Gelap
Cipta Selera Murni (CSMI) Buka Suara soal Kinerja dan Volatilitas Saham, Ungkap Strategi Ekspansi NWS Chicken Bank Aladin Syariah (BANK) Buka Suara Soal Lonjakan Pergerakan Saham, Tegaskan Tak Ada Informasi Material Metrodata (MTDL) Percepat Adopsi Agentic AI, Bidik AI Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Perseroan HABCO Tambah Modal Rp320 Miliar Lewat PMTHMETD, Siapkan Dana untuk Armada Kapal dan Bayar Utang Bank Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK

Saham

Komisaris Argha Karya Prima Industry Lepas 193.500 Saham AKPI, Kepemilikan Turun Jadi 2,04%

badge-check


					PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) Perbesar

PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)

JAKARTA – Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI), Henry Liem, melaporkan adanya perubahan kepemilikan saham Perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan pada 3 Agustus 2026, Henry Liem mengurangi jumlah saham yang dimilikinya di AKPI.

Sebelum transaksi, Henry Liem tercatat memiliki 12.658.959 saham atau setara 2,0676% hak suara.

Setelah transaksi, kepemilikannya berkurang menjadi 12.465.459 saham atau 2,036% hak suara.

Dengan demikian, terdapat pengurangan kepemilikan sebanyak 193.500 saham.

Disampaikan Sesuai Aturan OJK

Perubahan kepemilikan saham tersebut dilaporkan sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 4 Tahun 2024 mengenai Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

Dalam dokumen keterbukaan informasi, Henry Liem tercatat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk.

Laporan tersebut hanya memuat perubahan jumlah kepemilikan saham. Perseroan tidak mengungkapkan harga transaksi, nilai transaksi, maupun tujuan pelepasan saham oleh komisaris tersebut.

Bagi investor, transaksi saham yang dilakukan oleh direksi maupun komisaris merupakan bagian dari keterbukaan informasi yang wajib dilaporkan kepada regulator. Namun, perubahan kepemilikan tersebut tidak selalu mencerminkan perubahan prospek bisnis perusahaan sehingga tetap perlu dianalisis bersama kondisi fundamental dan kinerja emiten secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cipta Selera Murni (CSMI) Buka Suara soal Kinerja dan Volatilitas Saham, Ungkap Strategi Ekspansi NWS Chicken

6 September 2026 - 19:59 WIB

PT Cipta Selera Murni Tbk (IDX: CSMI)

Bank Aladin Syariah (BANK) Buka Suara Soal Lonjakan Pergerakan Saham, Tegaskan Tak Ada Informasi Material

6 September 2026 - 19:39 WIB

PT Bank Aladin Syariah Tbk (IDX: BANK)

HABCO Tambah Modal Rp320 Miliar Lewat PMTHMETD, Siapkan Dana untuk Armada Kapal dan Bayar Utang Bank

6 September 2026 - 19:23 WIB

PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)

BEI Umumkan Saham SAFE Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, 98,14% Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

5 September 2026 - 06:27 WIB

PT Steady Safe Tbk (IDX: SAFE)

Verah Wahyudi S Wong Divestasi 3,12 Juta Saham TAMA, Kepemilikan Turun Jadi 9,67%

4 September 2026 - 21:26 WIB

PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)
Trending di Saham