Menu ✖

Mode Gelap
RANS Entertainment (RANS) Klarifikasi Isu Pengerahan Warga Berbayar di RANS Carnival Yogyakarta Indo Boga Sukses (IBOS) Buka Flagship Segafredo Caffè di Sleman, Grand Opening 7 November BEI Pertahankan Suspensi Saham MENN dan SOUL, Belum Sampaikan Laporan Keuangan Semester I-2026 Sandiaga Uno Borong 915.000 Saham MUTU, Kini Kantongi 9,51 Juta Saham Laba Bersih CBDK Melonjak 39% Jadi Rp1,82 Triliun hingga September 2026 EPAC Siapkan Rights Issue Maksimal 2 Miliar Saham, Dana untuk Ekspansi dan Bayar Utang

Otomotif

Volkswagen Siapkan Tiguan Hybrid untuk AS, Siap Tantang Toyota RAV4 Hybrid dan Honda CR-V Hybrid

badge-check


					Volkswagen Siapkan Tiguan Hybrid untuk AS, Siap Tantang Toyota RAV4 Hybrid dan Honda CR-V Hybrid Perbesar

JAKARTA – Volkswagen mengubah arah strategi elektrifikasinya dengan mulai mengembangkan lebih banyak kendaraan hybrid konvensional. Salah satu langkah terbesarnya adalah menghadirkan Volkswagen Tiguan Hybrid untuk pasar Amerika Serikat, yang diposisikan sebagai pesaing langsung Toyota RAV4 Hybrid, Honda CR-V Hybrid, hingga Nissan Rogue Hybrid.

Sebelumnya, Volkswagen lebih fokus mengembangkan kendaraan listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV). Namun, perubahan tren pasar global dan melambatnya permintaan kendaraan listrik membuat produsen otomotif asal Jerman tersebut mulai memperluas lini kendaraan hybrid penuh (full hybrid).

Pejabat Volkswagen di kantor pusat Wolfsburg, Jerman, mengonfirmasi kepada media otomotif WardsAuto bahwa Tiguan Hybrid untuk pasar Amerika Serikat tengah dipersiapkan. Model tersebut menggunakan basis yang sama dengan Volkswagen Tayron yang dipasarkan di Eropa.

Di saat yang sama, Volkswagen juga memperkenalkan teknologi hybrid terbaru pada Golf Hybrid dan T-Roc Hybrid untuk pasar Eropa. Meski demikian, kedua model tersebut belum masuk dalam rencana pemasaran di Amerika Serikat.

Hybrid Baru Volkswagen Lebih Irit BBM

Sistem hybrid terbaru Volkswagen menggabungkan mesin bensin turbo 1.5 liter empat silinder dengan dua motor listrik serta baterai lithium-ion berkapasitas 1,6 kWh.

Teknologi ini memungkinkan mobil melaju menggunakan tenaga listrik sepenuhnya pada kecepatan rendah di area perkotaan. Pengisian daya baterai dilakukan secara otomatis melalui pengereman regeneratif maupun bantuan mesin bensin yang berfungsi sebagai generator.

Volkswagen mengklaim sistem tersebut menghasilkan tenaga 168 hp dengan torsi 228 lb-ft. Pada Golf Hybrid, akselerasi 0–100 km/jam dapat dicapai dalam waktu sekitar 7,5 detik.

Selain performa yang meningkat, efisiensi bahan bakarnya juga lebih baik. Berdasarkan pengujian standar WLTP di Eropa, konsumsi bahan bakar meningkat sekitar 10–15% dibandingkan model mild hybrid 1.5 eTSI yang saat ini dipasarkan. Untuk penggunaan di perkotaan, peningkatan efisiensi bahkan diklaim mencapai 35%.

Berbalik Arah dari Strategi Sebelumnya

Langkah Volkswagen menghadirkan full hybrid menjadi perubahan besar dalam strategi perusahaan. Selama bertahun-tahun, pabrikan asal Jerman itu lebih memilih mengembangkan kendaraan listrik murni melalui keluarga ID dan model plug-in hybrid, bahkan sempat menganggap teknologi hybrid tanpa pengisian eksternal (self-charging hybrid) sebagai solusi yang kurang prospektif.

Kini, Volkswagen justru mengadopsi pendekatan yang telah lama diterapkan Toyota melalui keluarga Prius dan berbagai model hybrid lainnya.

Dalam keterangan resminya, Volkswagen menegaskan bahwa sistem hybrid terbaru tidak memerlukan kabel pengisian daya maupun infrastruktur charging, sehingga lebih praktis digunakan oleh konsumen yang belum memiliki akses ke fasilitas pengisian kendaraan listrik.

Tiga Mode Berkendara

Sistem hybrid terbaru Volkswagen menawarkan tiga mode operasi utama, yakni:

  • Electric Mode, mobil bergerak menggunakan tenaga listrik pada kecepatan rendah.
  • Series Hybrid, mesin bensin berfungsi sebagai pembangkit listrik untuk motor listrik.
  • Parallel Hybrid, mesin bensin dan motor listrik bekerja bersamaan saat membutuhkan tenaga lebih besar.

Pengemudi juga dapat memilih tiga mode berkendara, yaitu Eco, Comfort, dan Sport. Pada mode Eco, tenaga mesin dibatasi hingga 70% dan fitur boost dinonaktifkan untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar.

Siap Bersaing di Segmen SUV Hybrid

Kehadiran Tiguan Hybrid diperkirakan akan memperkuat posisi Volkswagen di pasar SUV hybrid Amerika Serikat yang terus berkembang. Selama ini segmen tersebut didominasi oleh Toyota RAV4 Hybrid dan Honda CR-V Hybrid, sementara Nissan Rogue juga mulai memperluas jajaran elektrifikasinya.

Perubahan strategi ini menunjukkan Volkswagen mulai menyesuaikan diri dengan permintaan pasar global yang saat ini lebih menyukai kendaraan hybrid sebagai transisi menuju era kendaraan listrik penuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jaguar Type 01 Resmi Diperkenalkan, Mobil Listrik Bertenaga 1.016 HP Dibanderol Rp2 Miliar

13 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Jaguar Type 01

Ford, JPMorgan Chase dan Michigan Siapkan Inisiatif Manufaktur Senilai US$3 Miliar

7 Oktober 2026 - 10:17 WIB

sumber google

Ford Didesak Putus Ketergantungan Teknologi Baterai China, Pemerintah AS Soroti Kerja Sama dengan CATL

12 September 2026 - 19:00 WIB

Ford Motor Co

Toyota Celica Dikabarkan Bangkit Lagi, Siap Hadir dengan Mesin 400 HP dan Hybrid 500 HP

5 September 2026 - 10:56 WIB

Toyota Celica

Volkswagen Siapkan Restrukturisasi Besar, Hingga 50.000 Karyawan Berpotensi Kena PHK

5 September 2026 - 10:41 WIB

Volkswagen
Trending di Otomotif