JAKARTA – PT TIMAH (Persero) Tbk. (TINS) mengumumkan telah menandatangani Perjanjian Pelayanan Jasa Notional Pooling bersama PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID, anggota Grup MIND ID lainnya, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (IDX: BBNI). Penandatanganan dilakukan pada 23 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan likuiditas di lingkungan holding industri pertambangan.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), BBNI akan menyediakan layanan cash management melalui skema notional pooling kepada seluruh anggota Grup MIND ID, termasuk PT TIMAH.
Melalui fasilitas tersebut, anggota Grup MIND ID dapat mengakses pembiayaan, terutama pinjaman modal kerja dengan tenor kurang dari satu tahun, apabila diperlukan dalam mendukung kebutuhan operasional.
Selain perjanjian layanan notional pooling, PT TIMAH bersama MIND ID dan anggota holding lainnya juga menandatangani Perjanjian Pemanfaatan Fasilitas Notional Pooling dan Kredit Modal Kerja sebagai bagian dari implementasi skema tersebut.
Tingkatkan Efisiensi Pengelolaan Kas
Skema notional pooling merupakan salah satu mekanisme pengelolaan kas yang memungkinkan optimalisasi likuiditas pada tingkat grup perusahaan. Dengan sistem ini, saldo kas dari berbagai entitas dapat dikelola secara terintegrasi tanpa harus memindahkan dana secara fisik, sehingga memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam memenuhi kebutuhan pendanaan jangka pendek.
Bagi PT TIMAH, fasilitas ini menjadi opsi pendanaan apabila sewaktu-waktu membutuhkan tambahan modal kerja dengan jangka waktu kurang dari satu tahun.
Belum Ada Pinjaman yang Digunakan
Meski telah menjadi bagian dari fasilitas tersebut, Perseroan menegaskan bahwa hingga saat ini belum memiliki outstanding pinjaman dalam skema notional pooling maupun fasilitas kredit modal kerja yang disediakan.
Dengan demikian, penandatanganan perjanjian lebih bersifat sebagai penyediaan akses pendanaan yang dapat dimanfaatkan apabila dibutuhkan di masa mendatang.
Tidak Berdampak pada Kinerja Saat Ini
Manajemen PT TIMAH menyampaikan bahwa transaksi tersebut tidak memberikan dampak terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha Perseroan.
Karena belum terdapat pemanfaatan fasilitas pinjaman, posisi keuangan dan struktur pendanaan PT TIMAH tetap tidak berubah setelah penandatanganan perjanjian.
Kerja sama ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi keuangan di lingkungan Grup MIND ID sekaligus meningkatkan fleksibilitas pengelolaan likuiditas bagi seluruh anggotanya apabila kebutuhan pendanaan jangka pendek muncul di kemudian hari.












