JAKARTA – Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan dalam pertemuan kebijakan moneternya, sesuai dengan ekspektasi mayoritas pelaku pasar. Keputusan tersebut langsung menjadi perhatian investor global, termasuk pelaku pasar aset kripto.
Usai pengumuman tersebut, Bitcoin menunjukkan reaksi yang relatif terbatas. Pergerakan harga aset kripto terbesar di dunia itu cenderung stabil karena investor memilih menunggu arah kebijakan yang akan disampaikan Ketua The Fed, Kevin Warsh, dalam konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung beberapa saat setelah keputusan suku bunga diumumkan.
Pasar Menunggu Sinyal Kebijakan Selanjutnya
Meski keputusan mempertahankan suku bunga telah diperkirakan sebelumnya, fokus utama investor kini beralih pada pernyataan Kevin Warsh terkait prospek inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kemungkinan arah kebijakan moneter pada sisa tahun ini.
Sejak menjabat sebagai Ketua The Fed, Warsh berulang kali menegaskan pentingnya menjaga inflasi tetap terkendali. Sikap tersebut membuat sebagian pelaku pasar menilai dirinya cenderung lebih agresif dalam menghadapi tekanan inflasi dibandingkan yang sebelumnya diperkirakan.
Harapan bahwa The Fed akan mulai memangkas suku bunga di bawah kepemimpinan Warsh pun mulai memudar. Bahkan, sebagian analis kini melihat peluang adanya kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun apabila tekanan inflasi kembali meningkat.
Kebijakan Dinilai Berlanjut Meski Ketua Berganti
Analis strategi investasi dari Glenden, Michael Reynolds, menilai tidak banyak perubahan dalam pendekatan kebijakan moneter meskipun kepemimpinan The Fed telah berganti.
Menurut Reynolds, terdapat tingkat kesinambungan yang tinggi antara kepemimpinan Kevin Warsh dan pendahulunya, Jerome Powell, terutama dalam komitmen menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump beberapa kali mengkritik kebijakan The Fed yang dinilai terlalu lambat menurunkan suku bunga pada masa kepemimpinan Powell. Namun, sejak Warsh mengambil alih jabatan tersebut, kritik terbuka dari Trump terhadap bank sentral mulai mereda.
Bitcoin Berpotensi Bergerak Lebih Volatil
Pelaku pasar kini menilai bahwa arah pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek akan sangat dipengaruhi oleh nada pernyataan Warsh. Apabila The Fed memberikan sinyal kebijakan yang lebih ketat (hawkish), aset berisiko seperti Bitcoin berpotensi mengalami tekanan.
Sebaliknya, apabila bank sentral membuka peluang pelonggaran kebijakan pada pertemuan berikutnya, sentimen positif berpotensi kembali mengalir ke pasar kripto.
Untuk sementara, investor memilih bersikap hati-hati sambil menunggu petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter Amerika Serikat yang akan memengaruhi likuiditas pasar global.











