Perusahaan pengelola treasury Bitcoin asal Inggris, The Smarter Web Company, berhasil menghimpun dana sebesar £10 juta atau sekitar US$13,2 juta melalui penawaran saham preferen baru. Meski nilai perolehan tersebut berada di bawah target awal, dana yang terkumpul telah memenuhi batas minimum agar pencatatan saham dapat dilanjutkan.
Saham preferen baru tersebut akan diperdagangkan di pasar utama London Stock Exchange (LSE) dengan kode MORE mulai pukul 08.00 waktu setempat pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Nilai penghimpunan dana itu tercatat £5 juta atau sekitar US$6,6 juta lebih rendah dibandingkan batas bawah kisaran yang tercantum dalam prospektus perusahaan.
CEO The Smarter Web Company, Andrew Webley, mengakui hasil tersebut belum sesuai dengan target awal perseroan. Namun, ia menegaskan perusahaan tetap berhasil mencapai nilai minimum £10 juta yang dibutuhkan untuk melanjutkan proses pencatatan.
Investor Ritel Dominasi Penghimpunan Dana
Berdasarkan pengumuman perusahaan pada Senin, 12 Oktober 2026, penawaran kepada investor institusi menghasilkan dana £2,4 juta atau lebih dari US$3,1 juta. Sementara itu, penawaran kepada investor ritel menyumbang £7,6 juta atau sekitar US$10 juta.
Dengan demikian, investor ritel berkontribusi sekitar 76 persen dari total dana yang dihimpun.
Webley mengakui partisipasi investor institusi belum sesuai harapan. Sejumlah investor yang sebelumnya diperkirakan akan berpartisipasi memutuskan untuk tidak mengambil bagian dalam penawaran tersebut.
Meski demikian, menurut Webley, sebagian investor institusi masih ingin melihat perkembangan perdagangan saham MORE sebelum memutuskan untuk berinvestasi.
Ia juga menyebut aturan promosi keuangan di Inggris membatasi komunikasi perusahaan selama masa penawaran. Di sisi lain, pemberitaan media konvensional mengenai penawaran tersebut relatif terbatas.
Setelah dikurangi biaya-biaya terkait, dana bersih yang diterima perusahaan diperkirakan mencapai £8,3 juta atau hampir US$11 juta.
Saham Preferen MORE Tawarkan Dividen Mingguan
Dalam penawaran ini, The Smarter Web Company akan menerbitkan 111.112 saham preferen dengan harga £90 per saham. Selain itu, sebanyak 100.000 saham preferen lainnya dialokasikan melalui fasilitas at-the-market (ATM), yang memungkinkan saham baru dijual secara bertahap melalui atau untuk kepentingan Tennyson Capital.
Perusahaan menyebut pencatatan MORE sebagai momentum penting dalam pengembangan bisnisnya. Webley juga menyatakan MORE dirancang untuk menjadi saham preferen pertama dari perusahaan treasury Bitcoin yang tercatat di pasar utama di luar Amerika Serikat.
Saham preferen tersebut tidak memberikan hak suara dalam rapat pemegang saham. Namun, pemegangnya berhak menerima dividen mingguan kumulatif dengan tingkat awal setara 12 persen per tahun berdasarkan nilai acuan £100 per saham.
Skema kumulatif berarti dividen yang belum dibayarkan akan diakumulasikan untuk pembayaran berikutnya. Tingkat dividen juga dapat disesuaikan oleh dewan direksi dalam batas yang ditentukan prospektus.
Pembayaran dividen pertama ditetapkan sebesar £0,2301 per saham, dengan jadwal pembayaran paling lambat 9 November 2026. Investor yang tercatat sebagai pemegang saham pada tanggal pencatatan 23 Oktober 2026 akan menjadi pihak yang berhak menerima pembayaran tersebut.
Meskipun menawarkan potensi pendapatan berkala, tingkat dividen dan ketentuan pembayaran tetap perlu dicermati investor, termasuk kemungkinan perubahan sesuai ketentuan penerbitan.
Dana untuk Operasional dan Pembelian Bitcoin
Karena dana yang dihimpun tidak mencapai £15 juta, perusahaan berencana menggunakan hasil bersih penawaran sesuai urutan prioritas yang ditetapkan dalam prospektus.
Sekitar £3,85 juta dialokasikan untuk modal kerja dan kebutuhan umum perusahaan, termasuk penyediaan cadangan kas untuk pembayaran dividen.
Selanjutnya, sekitar £4 juta akan digunakan untuk menambah kepemilikan Bitcoin. Sementara itu, £500.000 dialokasikan bagi pengembangan bisnis operasional perusahaan.
Pembagian tersebut memperlihatkan bahwa penambahan aset kripto tetap menjadi salah satu tujuan utama penghimpunan modal, meskipun perusahaan juga perlu menjaga kebutuhan likuiditas dan mendukung kegiatan usaha sehari-hari.
CEO Soroti Risiko Perusahaan Treasury Bitcoin
Dalam wawancara dengan pendukung Bitcoin, Stephen Livera, Webley sebelumnya menyoroti risiko yang melekat pada perusahaan treasury Bitcoin.
Menurutnya, perusahaan treasury dapat memperbesar dampak perubahan harga Bitcoin terhadap nilai investasi pemegang saham. Ketika harga Bitcoin meningkat, karakteristik ini dapat menarik minat investor. Namun, ketika harga turun, dampaknya juga dapat dirasakan lebih besar.
Webley turut menekankan risiko yang berasal dari keputusan manajemen, terutama dalam menentukan struktur permodalan dan strategi pertumbuhan. Keputusan yang mempercepat ekspansi perusahaan belum tentu selalu menguntungkan pemegang saham.
Ia membandingkan hal tersebut dengan Bitcoin sebagai aset yang tidak memiliki manajemen perusahaan, sedangkan perusahaan treasury tetap bergantung pada keputusan direksi dan pengelolaan modal.
Smarter Web Klaim Jadi Perusahaan Treasury Bitcoin Terbesar di Inggris
The Smarter Web Company mulai berstatus perusahaan publik pada April 2025 setelah menghimpun dana sebesar £2,1 juta.
Sejak saat itu, perusahaan mengklaim berkembang menjadi perusahaan treasury Bitcoin publik terbesar di Inggris. Berdasarkan keterangan manajemen dalam laporan tersebut, Smarter Web memegang 2.747 BTC dengan nilai sekitar US$229 juta dan menempati peringkat ke-29 dalam daftar 30 perusahaan treasury Bitcoin terbesar secara global.
Keberhasilan menghimpun dana melalui saham preferen MORE memberikan tambahan modal bagi perusahaan untuk memperkuat cadangan Bitcoin sekaligus mendukung operasionalnya.
Namun, investor tetap perlu memperhatikan sejumlah faktor, termasuk volatilitas harga Bitcoin, kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban dividen, struktur permodalan, serta perkembangan perdagangan saham MORE setelah pencatatan di London Stock Exchange.












