BIZBUZ.ID – PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (IDX: SRTG) resmi menyelesaikan pengalihan kembali seluruh saham hasil pembelian kembali (buyback). Perseroan melepas sebanyak 4.876.200 saham treasury pada 19 Agustus 2026 melalui PT Indo Premier Sekuritas.
Informasi tersebut disampaikan Saratoga dalam laporan pelaksanaan pengalihan kembali saham hasil buyback kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
Nilai Transaksi Tembus Rp9,05 Miliar
Dalam transaksi tersebut, saham treasury dialihkan dengan harga rata-rata Rp1.856,616 per saham.
Dari pengalihan tersebut, Saratoga memperoleh dana sebesar Rp9.053.231.500 atau sekitar Rp9,05 miliar.
Perseroan juga menegaskan tidak terdapat kerugian dari pelaksanaan penjualan atau pengalihan saham treasury tersebut.
Seluruh Saham Buyback Telah Dialihkan
Dengan transaksi pada 19 Agustus 2026, Saratoga menyatakan seluruh saham treasury hasil buyback telah selesai dialihkan.
Rinciannya sebagai berikut:
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Saham treasury yang dialihkan | 4.876.200 saham |
| Dana yang diperoleh | Rp9.053.231.500 |
| Kerugian pengalihan | Rp0 |
| Sisa saham treasury yang belum dialihkan | 0 saham |
Artinya, tidak ada lagi saham hasil buyback yang tersisa dalam portofolio treasury Perseroan.
Harga Jual Jauh di Atas Harga Buyback Setelah Stock Split
Saratoga juga mengungkapkan bahwa saham treasury tersebut berasal dari program buyback yang dilaksanakan pada 19 Agustus 2020.
Saat itu, Perseroan membeli kembali saham dengan harga rata-rata Rp2.764 per saham sebelum pelaksanaan stock split 1:5.
Setelah penyesuaian akibat stock split, harga rata-rata pembelian kembali menjadi Rp552,8 per saham.
Dengan harga pengalihan rata-rata Rp1.856,616 per saham, nilai transaksi berada jauh di atas harga rata-rata pembelian setelah stock split.
Pengalihan Dilaksanakan Melalui PT Indo Premier
Pelaksanaan pengalihan kembali saham treasury dilakukan melalui PT Indo Premier Sekuritas sebagai anggota bursa pelaksana.
Dalam keterbukaan informasi, Saratoga tidak mencantumkan identitas pihak pembeli saham treasury tersebut.
Laporan ini menjadi penanda bahwa program pengalihan kembali seluruh saham hasil buyback Saratoga telah rampung sepenuhnya sesuai ketentuan pasar modal.












