JAKARTA – Aktivitas transaksi berbasis repurchase agreement (repo) kembali mengubah posisi kepemilikan saham PT Sentul City Tbk (BKSL) yang dilaporkan oleh Samuel Sekuritas Indonesia.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 7 Agustus 2026, jumlah saham BKSL yang tercatat dimiliki Samuel Sekuritas Indonesia meningkat dari 5.953.000.800 saham menjadi 6.173.239.900 saham.
Dengan demikian, terjadi kenaikan sebanyak 220.239.100 saham.
Perubahan tersebut berasal dari dua aktivitas repo yang dilakukan pada tanggal yang sama, yakni pencairan repo dan penempatan repo.
Ada Dua Transaksi Repo BKSL
Dalam laporan tersebut, Samuel Sekuritas mencatat pencairan repo sebanyak 754.166.600 saham dengan harga yang dilaporkan sebesar Rp102 per saham.
Jika dikalikan, nilai berdasarkan saham dan harga yang dilaporkan mencapai sekitar Rp76,93 miliar.
Pada saat yang sama, terdapat transaksi penempatan repo sebanyak 974.405.700 saham dengan harga Rp65 per saham. Nilai berdasarkan perhitungan tersebut mencapai sekitar Rp63,34 miliar.
Jika kedua transaksi dihitung berdasarkan jumlah saham dikalikan harga yang tercantum dalam laporan, total nilainya mencapai sekitar Rp140,27 miliar.
Namun, transaksi tersebut merupakan aktivitas repo, sehingga angka tersebut tidak dapat langsung disamakan dengan nilai pembelian atau penjualan saham biasa di pasar reguler.
Rincian Kepemilikan Samuel Sekuritas di BKSL
| Keterangan | Sebelum | Setelah |
|---|---|---|
| Jumlah saham | 5.953.000.800 | 6.173.239.900 |
| Hak suara | 3,55% | 3,68% |
| Perubahan saham | — | +220.239.100 |
| Pencairan repo | 754.166.600 saham | Rp102 |
| Penempatan repo | 974.405.700 saham | Rp65 |
| Tanggal transaksi | — | 7 Agustus 2026 |
Hak Suara Naik 0,13 Poin Persentase
Seiring perubahan jumlah saham yang dilaporkan, hak suara Samuel Sekuritas Indonesia di BKSL meningkat dari 3,55% menjadi 3,68%.
Dengan demikian, terdapat kenaikan sekitar 0,13 poin persentase.
Meski kepemilikannya meningkat, Samuel Sekuritas tidak tercatat sebagai pengendali BKSL. Status kepemilikan dalam laporan juga disebutkan sebagai langsung.
Aktivitas tersebut dilakukan dalam bentuk pencairan dan penempatan repo, sehingga investor perlu memahami mekanisme transaksi sebelum menginterpretasikan perubahan jumlah saham sebagai sinyal akumulasi investasi.












