JAKARTA – Samuel Sekuritas Indonesia melaporkan penjualan sebagian kepemilikan sahamnya di PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Transaksi tersebut disampaikan melalui laporan perubahan kepemilikan saham tertanggal 26 Agustus 2026 sesuai ketentuan POJK Nomor 4 Tahun 2024.
Dalam laporan tersebut, Samuel Sekuritas Indonesia tercatat menjual 220.035.000 saham NSSS pada 26 Agustus 2026 dengan harga Rp705 per saham.
Setelah transaksi, jumlah kepemilikan saham Samuel Sekuritas Indonesia turun dari 5.688.281.800 saham atau 23,90 persen menjadi 5.468.246.800 saham atau 22,97 persen dari total saham dengan hak suara Perseroan.
Nilai Transaksi Diperkirakan Rp155 Miliar
Penjualan dilakukan terhadap saham biasa dengan harga Rp705 per saham. Berdasarkan jumlah saham yang dilepas, nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar Rp155,12 miliar.
Laporan juga mencatat transaksi dilakukan melalui mekanisme Repurchase Agreement (Repo) dengan status kepemilikan langsung.
Masih Memiliki Kepemilikan Signifikan
Meski melepas lebih dari 220 juta saham, Samuel Sekuritas Indonesia masih menguasai 5,47 miliar saham NSSS atau setara 22,97 persen hak suara Perseroan.
Dalam dokumen yang disampaikan kepada OJK, tidak terdapat keterangan bahwa transaksi tersebut berkaitan dengan perubahan pengendalian perusahaan. Pada bagian status pengendali, laporan mencantumkan bahwa transaksi tersebut tidak mengubah status pengendalian.
Dilaporkan Sesuai Ketentuan OJK
Laporan perubahan kepemilikan saham ini disampaikan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK sebagai bentuk pemenuhan kewajiban pelaporan atas perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.
Pelaporan dilakukan sesuai Peraturan OJK Nomor 4 Tahun 2024 yang mengatur kewajiban penyampaian laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka, termasuk aktivitas repurchase agreement (repo).












